Cara Bayar Bea Cukai Belanja Online dan Perhitungannya
Cara Bayar Bea Cukai Belanja Online dan Perhitungannya

Cara Bayar Bea Cukai Belanja Online dan Perhitungannya

Mietha Fanza
1 month ago Last Updated 1 month ago

Bagaimana cara bayar bea cukai belanja online dan perhitunganya? Karena ternyata belanja online juga kena biaya bea cukai. Ini adalah aturan baru yang mulai berlaku sejak 30 januari 2020. Jadi per 30 januari 2020 belanja online akan dikenai biaya bea cukai namun untuk syarat tertentu. Yaitu, jika anda belanja produk impor secara online dan dikirim lewat kurir yang nilai belanjanya diatas Rp. 42.000 akan dikenai? bea masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI).

Aruran bea cukai belanja online sempat beberapa kali berubah. Kali ini, kebijakanya termasuk cukup ringan. Ada penurunan pajak dalam transaksi belanja online barang impor.

Sebenarnya pada kurun waktu dua tahun, nilai pembebasan (de minimis value) telah diturunkan sebanyak dua kali oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan. Yaitu pertama di tahun 2018, dari tadinya batas bebas bea masuk barang kiriman dari luar negeri turun menjadi USD 75 dari besarnya USD 100 atau biayanya menjadi sekitar Rp 1,05 juta.

Lalu kembali dipangkas besaranya tinggal USD 3 per kiriman (consignment note) untuk bea masuk Penurunannya sangat signifikan yaitu dari USD 75 ke USD menjadi 3 hanya sekitar Rp 42.000 per kiriman.

Kebijakan ini tentunya ada alasan khusus. Ketika ambang batas impor barang lewat marketplace USD 75 masih berlaku. Kebanyakan barang kiriman dilaporkan harganya 1,05 juta rupiah atau dibawah USD 75. Jadi barang ini tak dikenai bea masuk. Nilai impor sering dikaporkan di pemberitahuan impor barang kiriman yaitu besarnya USD 3,8 perkiriman. Jadi kemudian dd minimis value akhirnta disesuaikan hingga USD 3.

Pajak Impor Tetap Normal Tanpa Ada Ambang Batas

Pajak Impor Tetap Normal Tanpa Ada Ambang Batas
Pajak Impor Tetap Normal Tanpa Ada Ambang Batas

Belanja online impor lebih dari Rp 42.000 DIkenai pajak Anda mungkin sudah tahu jika belanja barang dengan cara online kini dikenai pajak . Produk atau barang belanjaan online bakal lolos bea cukai jika pajaknya sudah dibayar. Dan bahkan bukan cuma biaya bea masuk tapi juga membayar komponen PDRI.

PDRI sendiribterdiri atas Pajak penghasilan atau PPh dan pajak Pertambahan Nilai (PPN) sesuai pasal 22 dibuktikan dengan bukti nomor pokok wajib pajak/NPWP. Jika anda tak punya NPWP maka tarif PPH pasal 22 yang dikenakan pada barang kiriman bakal lebih tinggi dibanding yang punya NPWP.

Ini cuma berlaku untuk batas pembebasan bea masuk Namun pungutan PDRI sendiri berlaku normal tak ada batas ambang bawah. Jika anda beli produk impor secara online di marketplace yang nilai belanjanya kurang dari 3 dollar. Maka akan dibebaskan dari bea masuk dan juga bebas PDRI.

Cara Bayar Bea Cukai Belanja Online dengan Contoh Perhitungan

Cara Bayar Bea Cukai Belanja Online
Cara Bayar Bea Cukai Belanja Online

Berikut ini cara Bayar Bea Cukai Belanja Online produk impor dengan Contoh. Sebagai informasi produk impor yang Anda beli secara Online dimarketnplace yang dikenai biaya pajak bea cukai adalah produk dengan nilai diatasi 3 Dollar. Berikut simulasinya.

Simulasi bayar beacukai belanja Online produk impor

Misalnya Anda beli produk mainan dari Amerika. Harga disana sebesar 20

dollar ditambah ongkos kirim 5 Dollar dan biaya asuransi 1dollar=26 Dollar. Jadi perhitungan bayar pajak dan total yang harus Anda bayarkan adalah 26 Dollar x 14.000= Rp 364.000. Bea masuknya 7,5% x Rp 364 ribu = Rp 27.300. Nilai dasar pengenaan pajak = Rp 364 ribu + Rp 27.300 = Rp 418.600 dengan PPN 10% = 10% x Rp 418.600 = Rp 41.860. jadi total pajak yang harus anda bayar di Indonesia adalah = Rp 27.300 + Rp 41.860 = Rp 69.160.

Tarif Bea Masuk 3 Produk Ini Lebih Tinggi

Jika Anda belanja produk impor secara Online di marketplace seperti belanja sepatu, tas dan produk tekstil dan atau belanja Online produk impor di atas harga 3 Dollar. Maka akan dikenai biaya pajak masuk lebih tinggi. berikut hitungannya :

  • 15-20% untuk Bea cukai masuk untuk produk tas impor
  • 25-30% untuk Bea Masuk untuk produk sepatu impor
  • 15-25% untuk Bea Masuk untuk produk tekstil impor
  • Pungutan pajak lain, yakni PPN dengan tarif 10% dan PPh sebesar 7,5%-10%.

Berikut ini contoh perhitungannya :

Misalnya Anda belanja sepatu dari Amerika secara online seharga USD 50 + ongkir USD 9 + asuransi USD 1 = USD 60Nilai CIF = USD 60 x Rp 14 ribu = Rp 840 ribu

Bea Masuk = 25% (tarif paling bawah) x Rp 840 ribu = Rp 210 ribu

Nilai dasar pengenaan pajaknya = Rp 840 ribu + Rp 210 ribu = Rp 1.050.000

PPN = 10% x Rp 1.050.000 = Rp 105.000

PPh = 7,5% x Rp 1.050.000 = Rp 78.750

Jadi total pajak yang harus anda dibayar di Indonesia adalah = Rp 210 ribu + Rp 105.000 + Rp 78.750 = Rp 393.750.

Tips dan Saran

Diatas tadi sudah dijelaskan sedikit tentang cara Bayar Bea cukai belanja online dan contohnya, yang ternyata cukup besar. Sebagai informasi Anda akan dikenai pajak masuk dan bea lainya jika belanja produk impor dengan nilai minimal 3 Dollar. Belanja dibawah nominal ini tidak dikenai pajak. Namun makin tinggi nominal belanja maka makin besar pula pajak yang harus dibayarkan. Setiap jenis produk impor pun bisa jadi tarif pajaknnya berbeda beda. Misalnya produk tekstil impor ternyata dikenai biaya pajak cukup tinggi.

Nah berikut ini tips dan saran terkait belanja produk impor secara online :

1. Belanja seperlunya

Tips pertama adalah belanja seperlunya. Meski Anda hobi belanja produk impor secara online. Perhatikanlah pajak yang akan Anda bayar. Makin banyak produk impor Anda beli makin besar pajak yang harus dibayarkan. Tentunya ini akan menambah biaya pengeluaran Anda. Kecuali jika Anda memang sudah menyediakan uang berlebih dalam jumlah banyak untuk belanja produk impor dan bayar pajaknya.

Anda perlu pertimbangkan keuangan Anda.Jadi belanjalah seperlunya gunakan uang Anda untuk hal lain daripada harus mengeluarkan banyak uang untuk belanja produk impor dengan pajak besar.

2. Belanja Produk Impor Online dalam Sekali Waktu

Sebaiknya anda belanja online produk impor sekali waktu saja. jadi Anda bisa beli beberapa produk dalam Sekali beli, ini bisa hemat waktu dan hemat pengeluaran karena bisa saja jika produk yang dibeli banyak akan dapat keringanan pajak dan bisa dapatkan diskon diskon atau promo sehingga lebih efesien.

3. Cintai Produk Produk Dalam Negeri

Jika memang tidak begitu urgen harus belanja produk impor. Mungkin Anda bisa pertimbangkan untuk belanja online di dalam negeri saja. Selain merupakan wujud cinta produk tanah air Anda juga bisa hemat uang. Karena tidak dikenai pajak seperti ketika Anda belanja online produk luar negeri. Selain itu, dengan belanja online produk produk Indonesia, artinya Anda ikut bantu berdayakan produsen produk lokal dan bantu perekonomian nasional. Lagipula, saat ini produk tanah air tidak kalah kualitasnya dengan berbagai produk produk luar negeri. Bahkan banyak produk anak bangsa yang lebih unggul.