11 Alasan Kenapa Loading Website Lama

Jika Anda mempunya website, maka hal yang paling pertama harus diperhatikan adalah mengenai bagaimana website itu mempunyai loading cepat.

Vebma.com sudah pernah membahas beberapa kali pada topik sebelumnya. Sekarang, rasanya akan membutuhkan penjelasan yang lebih dalam tentang bagaimana sih cara untuk membuat website agar loadingnya cepat supaya Anda juga bisa mendapatkan kejelasan secara detail.

KENAPA LOADING WEBSITE TIDAK BOLEH LAMA?

Hal yang paling utama dari alasan kenapa loading website tidak boleh lama adalah karena kepuasan dari pengunjung. Adapun mengenai kepuasan ini berhubungan secara langsung dengan beberapa hal yang dinataranya seperti kemungkinan pengunjung betah saat berkunjung ke website Anda, apakah pengunjung berkenan untuk datang kembali ke website Anda di lain waktu, dan pengalaman pengunjung akan berpengaruh pada banyak hal terutama soal konversi kepada pembelian.

Maka dari itu untuk proses loading website yang ternyata juga berpengaruh pada konversi penjualan, Anda tidak bisa menganggapnya remeh. Ada banyak lho, website yang memang sih terlihat sangat keren dengan sejumlah fitur menarik, tapi ternyata mempunyai loading yang sangat lama.

Jujur saja, Anda harus dengan tegas memilih loading yang cepat daripada tampilan hebat. Loading website yang cepat lebih dibutuhkan oleh pengunjung daripada tampilan keren dan menarik. Tapi ya bukan berarti Anda menggunakan template website atau tampilan yang tidak bagus.

Lalu juga apakah untuk permasalahan loading website hanya berhubungan dengan template dan tampilan saja? Oh tidak! Ada sejumlah faktor yang mempengaruhi, apa? Yuk simak artikelnya lebih lengkap!

1. Hosting Server

Performa dari hosting juga menjadi yang paling utama untuk menentukan apakah sebuah website mempunyai loading yang cepat atau tidak. Oleh karena itu, Anda harus memperhatikan dan memilih dengan tepat hosting server yang akan digunakan.

Kalau dari faktor umum, ada 2 yang harus diperhatikan, yaitu soal jenis server dan lokasinya. Misalnya untuk saat ini memang apache punya kepopuleran karena sudah cukup lama digunakan oleh web developer.

Tapi saat ini sudah terbukti bahwa layanan dari LiteSpeed mempunyai performa yang lebih baik. Hanya saja tidak banyak orang yang familiar dengan program ini. Bahkan, untuk Anda ketahui saja, LiteSpeed dianggap lebih cepat sekitar 84 persen daripada Apache.

Lokasi server juga menjadi sangat penting lantaran kalau Anda merupakan website lokal yang diakses oleh masyarakat Indonesia, maka baiknya tidak menggunakan server dari luar negeri. Kalaupun memang diharuskan pakai server luar negeri, jangan memakai yang terlalu jauh, fokus pada negera bagian Asia Tenggara saja.

2. Template

Pada bagian intermezzo tadi sudah dijelaskan sedikit mengenai template yang harus diperhatikan dengan seksama. Tampilan dan kecepatan loading website harus selaras dengan kepuasan dari pengunjung.

Kalau ada salah satu dari mereka yang harus diutamakan, maka Anda sudah tahu jawabannya, yaitu kecepatan loading website pilihan terbaiknya!

3. Konfigurasi

Melakukan konfigurasi untuk website Anda memang sesuatu yang bisa dilakukan. Tetapi perlu diketahui juga bahwa ternyata pengaturan konfigurasi yang tidak sesuai dapat berakibat fatal dan mengakibatkan kecepatan website menjadi berkurang.

Kesalahan dalam melakukan konfigurasi kadang tidak dirasakan atau bahkan justru diabaikan oleh pemilik website. Padahal ini bisa mengganggu performa dari website itu sendiri.

Rasanya aneh kalau pemilik website sudah mengupayakan template yang ringan dan hosting bagus, tapi justru loading website lemot karena salah konfigurasi.

4. Platform Versi Lama

Mungkin sebagai salah satu contoh saja untuk platform wordpress, salah satu program Content Management System (CMS) yang paling andal dan menjadi pilihan sejumlah web developer untuk mengelola konten website dengan baik.

Namun kalau Anda menggunakan wordpress yang versi lama maka akan mengakibatkan pada sejumlah proses yang harusnya bisa lebih baik dengan versi baru, maka Anda tidak mendapatkannya.

Termasuk untuk kecepatan loading website, tentu saja wordpress versi baru akan lebih cepat dibandingkan dengan yang versi lama.

5. Content Delivery Network (CDN)

CDN dapat membantu untuk website bisa mendapatkan loading yang lebih cepat. Hanya saja untuk saat ini masih banyak website yang belum mamakainya.

Ini meruapkan sebuah jaringan server global yang tersebar di sejumlah negara.Dengan menggunakan CDN, maka setiap permintaan data bakal dilayani oleh server terdekat.

Kalau Anda tidak menggunakan CDN, kemudian server berada di Amerika Serikat, maka pengunjung harus mengakses server yang jauh tersebut, loadingnya pun akan menjadi lama.

6. Big Database

Jika server menggunakan banyak data di dalamnya, maka kecepatan website akan berpengaruh. Misalnya, saat Anda mempunyai banyak postingan di website yang berisi file dengan ukuran cukup besar, ini sangat berpengaruh.

Hati-hati! Terkadang karena kita ingin membersihkan file-file besar yang tida digunakan, tapi kita justru melakukan kesalahan dengan menghapus secara permanen file yang masih dibutuhkan. Jangan tergesa-gesa dalam proses ini ya!

7. Optimasi

Bukan hanya pada gambar aja, tetapi untuk secara keseluruhan. Mulai dari format, font, video, slider, dan lain sebagainya. Tampilan yang menarik memang dibutuhkan, tetapi kalau sudah menimbulkan efek samping negatif, maka abaikan saja!

Biasanya yang paling banyak untuk dilakukan optimasi adalah gambar. Anda harus bisa melakukan optimasi yang sesuai dengan kebutuhan. Gambar juga menjadi konten utama yang biasanya pasti ada pada setiap laman.

8. JavaScript

Fungsi utama dari JavaScript sendiri adalah untuk memberikan fungsi interaktif pada website. Anda bisa mendapatkan fitur yang lebih menarik di website dengan menggunakan JavaScript terutama untuk tampilan yang dinamis.

Tetapi, cara kerja dari JavaScript punya potensi untuk memunculkan render block yang menjadi alasan kenapa website punya loading lebih lama. Render block sendiri adalah kondisi di mana delay pada seluruh file termasuk JavaScript yang mewajibkan loading selesai secara sempurna, baru bisa ditampilkan.

Cara kerja seperti ini punya tujuan untuk menampilkan halaman website yang telah tertata rapi, tetapi, pengunjung akan dipaksa menunggu.

9. Flash

Rasanya ini tidak perlu dijelaskan lebih detail karena banyak dari Anda yang tentu sudah mengetahui beserta dengan alasannya. Ditambah lagi saat ini sudah jarang ada yang menggunakan Flash untuk animasi.

10. Cache Control

Manajemen kontrol untuk cache juga menjadi sangat penting karena history cache yang menumpuk dan tidak mendapatkan pengelolaan yang baik akan langsung berpengaruh pada kecepatan website.

Caching sendiri adalah sebuah proses penyimpanan sementara file HTML agar halaman website bisa lebih cepat diakses untuk permintaan selanjutnya. Dengan cara ini, penggunaan bandwith akan lebih minim serta loading bisa lebih cepat.

11. Plugin yang terlalu banyak dan iklan

Ini juga menjadi salah satu penyebab yang sering terjadi saat pemilik website tidak sadar telah memasukkan banyak plugin ke website mereka.

Plugin menjadi program tambahan yang memberi fungsi supaya website bisa bekerja dengan lebih baik dan menarik, tapi kalau terlalu banyak, pasti juga akan menimbulkan efek negatif.

Format iklan yang terlalu banyak juga menjadi alasan kenapa website bisa mempunyai loading yang lama dan mengganggu bagi pengunjung.

Itulah tadi tentang apa alasan-alasan kenapa website mempunyai loading lama. Untuk bisa mengatasinya, tentu Anda sudah tahu apa yang harus dilakukan, bukan?