close
Bukanya Bangga, Para Seniman Ini Justru Menghancurkan Maha Karyanya
Seniman ini bukannya merasa bangga mahakaryanya diterima masyarakat, namun justru menghancurkan mahakarya tersebut.

Seniman dapat hidup dan terkenal dari maha karya yang diciptakanya. Masyarakat berharap hasil maha karya karya tersebut dapat terselesaikan tanpa adanya suatu kesalahan apapun.

Namun bagaimana, jika seniman ini bukannya merasa bangga mahakaryanya diterima masyarakat, namun justru menghancurkan mahakarya tersebut. Siapakah dia?

1. Pieta, Michealangelo Bunnaroti


Teman seperjuangan Leonardo Da Vinci ini mulai terkenal ketika disuruh oleh duta besar Perancis untuk membuat karya bernama Pieta. Pieta sendiri adalah  patung Bunda Maria yang sedang menangisi dan memegang Yesus setelah dia disalib. Awalnya patung tersebut terletak di makam kardinal Perancis Jean de Billheres untuk dijadikan sebagai monumen. Namun entah kenapa pada abad ke 18 patung tersebut dipindahkan di basiliska.

Namun ternyata, patung Pieta awalnya dibenci oleh Michael. Hal tersebut dikarenakan Pieta memiliki kualitas kerami yang buruk. Sehinngga Michael memutuskan untuk menghancurkan mahakaryanya sendiri karena merasa tidak puas, dan meninggalkan patung tersebut yang sekarang kamu dapat lihat di basiliska.

2. Water Lilies, Claude Monet

Lukisan ini merupakan mahakarya Claude Monet yang paling terkenal sepanjang masa. Walaupun Monet banyak menciptakan sebuah karya lukisan, tetapi luksian Water Lilies lah yang paling dia sukai selama 30 tahun perjalanan karirnya.

Namun nasib buruk menimpa dirinya. Monet menderita katarak pada usia tuanya yang menyebabkan pengelihatannya kabur. Hal tersebutlah yang memicu depresi serta kemarahan bagi Monet sehingga dia menghancurkan mahakaryanya sendiri termasuk Water Lilies, bahkan tepat sebelum lukisan-lukisannya dipamerkan di Durand-Ruel, Paris pada tahun 1908. Monet membakar 15 karyanya sendiri.

3. Manhattan, Woody Allen

Manhattan merupakan sebuah film romantsi keomedi yang dirilis tahun 1979. Film yang mempunyai warna hanya hitam putih ini ternyata dapat menyentuh hati penontonnya termasuk para kritikus film. Para kritikus tersebut mengungkapkan bahwa Manhattan merupakan film terbaik yang diciptakan oleh Woddy Allen pada waktu itu.

Bukannya merasa bangga, Woody Allen justru mengkritik habis-habisan film yang dia berhasil ciptakan tersebut. Pada saat Manhattan akan dirilis ke public, Allen meminta sendiri kepada Unied Artist untuk membatalkan perilisannya. Bahkan Allen ingin membeli film tersebut agar Manhattan tidak saksikan oleh masyarakat.

4. Stairway to Heaven, Led Zeppelin

Siapa yang tidak pernah mendengarkan lagu ini? Lagu yang dinobatkan sebagai lagu rock terbaik sepanjang sejarah ini ternyata punya sisi kelam tersendiri. Lagu Stairway to Heaven dianggap petaka bagi Led Zeppelin terlebih sang vokalis Robert Plant.

Hal tersebut dikarenakan Led Zeppelin sudah terlalu banyak membawakan lagu tersebut sehingga mereka merasa muak dan bosan. Bahkan ketika diselenggarakan reuni Led Zeppelin, sang vokalis Plant sempat menolak untuk menyanyikan lagu tersebut saking bosannya. Tetapi setelah dibujuk oleh beberapa pihak, akhirnya Plant bersedia membawakan lagu tersebut ketika akhir acara.

Artikel ini di tulis oleh Ilham Rohbi kamu juga bisa menulis karyamu di vebma,dibaca jutaan pengunjung,dan bisa menghasilkan juta rupiah setiap bulannya, Daftar Sekarang
Loading...

Artikel Terkait