Yuk, Kenali Tanda Kamu Mengalami Quarter Life Crisis - Vebma.com
Yuk, Kenali Tanda Kamu Mengalami Quarter Life Crisis
Menghadapi perubahan baik secara emosi, fisik, dan spiritual di usia 25 tahun tentu bukanlah hal yang mudah, butuh perjuangan baik secara lahir dan batin. Usia 25 tahun ini rentan terhadap krisis usia seperempat abad (quarter life crisis).

Menghadapi perubahan baik secara emosi, fisik, dan spiritual di usia 25 tahun tentu bukanlah hal yang mudah, butuh perjuangan baik secara lahir dan batin. Usia 25 tahun ini rentan terhadap krisis usia seperempat abad (quarter life crisis).

Quarter life crisis adalah masa di mana seseorang yang berusia 25 tahun mempertanya hidupnya, merasa tertekan akan faktor internal dan eksternal.Faktor Internal misalnya orang tersebut dihadapkan dengan banyak aspek hidup  yang harus dipikirkan yaitu jodoh, karir hingga aspek keyakinan. Faktor eksternal misalnya adanya tekanan  dan harapan publik yang dituntut harus dipenuhi oleh dirinya.  

Quarter life crisis datang tanpa suatu pertanda, menghantui kehidupan bagi yang mengalami setiap detiknya, terkurung pada fase dilema, merasa sendiri dan sepi. Apakah kamu berada pada fase ini? Kamu merasa cemas, bingung, khawatir, stress, mood yang berubah-ubah dan bisa saja seketika hatimu merasa sangat sedih. Jangan bersedih atau merasa dirimu gila. Kamu tidak sendiri ini hanya fase kehidupan yang harus kamu hadapi untuk masa depan yang lebih baik.

Selepas dari bangku kuliah, maka kamu akan dihadapi pada pilihan meneruskan ke jenjang lebih tinggi atau langsung bekerja. Tidak terhenti pula disitu, kamu akan terus memikirkan jurusan apa yang sesuai dengan passion kamu bahkan pembiayaan kuliah pun akan menghantui setiap pikiranmu. Serta setelah magister, pekerjaan apa yang sesuai dengan gelar kamu. Apakah sulit mendapatkan pekerjaan?. Dilematika inilah yang sering membuat kegalauan.

Setiap orang memiliki harapan dan mimpi akan karirnya. Namun, apakah karir ini akan sejalan dengan kenyataan yang dihadapi. Pemilihan karir apakah menjadi wiraswasta yang mendapatkan keuntungan yang berlimpah, pegawai swasta dengan gaji yang menjanjikan atau pegawa negeri sipil yang terjamin masa depannya. Tuntutan orang tua untuk melihat anaknya mendapatkan pekerjaan yang berpenghasilan tinggi. Semua alasan ini pun akan membuat kita semakin terpuruk.

Krisis yang mungkin akan kamu alami adalah jodoh. Jodoh akan menjadi isu yang kompleks karena apa yang kita impikan mengenai jodoh, pernikahan dan kehidupan dewasa diusia remaja, ternyata tidak semudah cerita dalam drama-drama asia. Akan selalu banyak pertanyaan kapan nikah? Mana pacarmu?. Seringkali pertanyaan-pertanyaan ini yang membuat kita semakin tertekan.

Pada saat itulah akan banyak pertentangan dalam dirimu yang membuatmu semakin tertekan. Kecemasan yang mendalam akan dirimu dimasa depan menghantui setiap detiknya. Tenanglah, badai itu pasti berlalu. Tidak mengapa jika hingga saat ini kamu masih mencari arah, merasa sepi, dan belum tahu apa yang kamu inginkan. Hadapilah krisis ini sebagai tantangan fase kehidupanmu. Kecemasan itu akan hilang ketika kamu semakin mendalami dirimu sendiri. Berhentilah membandingkan hidupmu dengan orang lain. Berbanggalah atas apa yang kamu dapatkan saat ini. Yakinlah pada kemampuanmu dan tetap berproses karena semua ini adalah terbaik.


 

Artikel ini ditulis oleh Restu Dwi Febrilani kamu juga bisa menulis karyamu di Vebma, dibaca jutaan pengunjung, dan bisa menghasilkan jutaan rupiah setiap bulannya. Daftar Sekarang!
Loading...