Kepo Perlu Nggak Sih ? Yuk, Baca Penjelasannya
Dizaman sekarang ini perkembangan teknologi semakin sangat maju banyak berita,acara Tv yang menghadirkan tentang cerita kehidupan orang lain terutama artis atau public figure lainnya, nah mulai disitu masyarakat Indonesia semakin konsumtif dengan cerita kehidupan orang lain sehingga mereka ingin lebih tau tentang bagaimana kehidupan artist atau public figure.

Dizaman sekarang ini perkembangan teknologi semakin sangat maju banyak berita,acara Tv yang menghadirkan tentang cerita kehidupan orang lain terutama artis atau public figure lainnya, nah mulai disitu masyarakat Indonesia semakin konsumtif dengan cerita kehidupan orang lain sehingga mereka ingin lebih tau tentang bagaimana kehidupan artist atau public figure. Kadang kalian bertanya ga kenapa sih banyak orang di sekitar kita yang suka banget ngurusin kehidupan pribadi orang lain, terutama para selebriti dan public figure. Sampai-sampai fenomena seperti ini bisa jadi ladang bisnis tersendiri, di mana banyak infotainment dan para penggiat social media yang menjadikan kehidupan pribadi para selebriti ini menjadi topik hangat yang selalu laku untuk dibahas.

Sering nggak sih, lo semua denger kalimat-kalimat itu dari temen-temen lo? Kadang-kadang, di timeline twitter gue, adaaa aja temen-temen gue yang sering nge-tweet tentang kehidupan orang lain yang menurut gue rada-rada gak penting buat dibahas. Mungkin ada juga sebagian dari lo yang kepikiran hal yang sama, kenapa sih banyak orang di sekitar kita yang suka banget ngurusin kehidupan pribadi orang lain, terutama para selebriti dan public figure lainnya. Sampai-sampai fenomena seperti ini bisa jadi ladang bisnis tersendiri, di mana banyak infotainment dan para penggiat social media yang menjadikan kehidupan pribadi para selebriti ini menjadi topik hangat yang selalu laku untuk dibahas.

Pernah penasaran nggak sih kenapa manusia demen banget kepo sama aktivitas dan kehidupan orang lain? Kenapa acara gosip di TV nasional yang mengangkat kehidupan pribadi orang tertentu hampir gak pernah kekurangan penggemar dari generasi ke generasi? Menurut hasil penelitian Wert & Salovey (2004), gosip itu nggak cuman hanya obrolan remeh yang nggak ada gunanya. Ternyata gosip juga bisa bermanfaat lho agar kita belajar dari pengalaman orang lain dan menerapkannya dalam kehidupan kita.

 berarti ada bagusnya juga dong kalo sering-sering ngegosip? hehehe.. Nggak juga sihpoint gue sebetulnya bukan di situ. Point gua sebetulnya adalah dengan memahami pola kehidupan dan pengalaman yang dijalani oleh orang lain, sebetulnya kita bisa banyak belajar tentang apa aja sih kesulitan yang mereka hadapi, sikap dan tindakan apa yang sebaiknya dilakukan, dan gimana reaksi lingkungan terhadap permasalahan tersebut.

Sayangnya, budaya masyarakat kita cenderung justru lebih melihat detail kehidupan permasalahan orang lain yang justru gak terlalu banyak bermanfaat, seperti contohnya gosip artis yang gua sebutin di atas. Coba ya kalo misalnya kita bisa mau ngulik tentang kehidupan orang-orang hebat yang berhasil melakukan perubahaan besar terhadap masyarakatnya, kemerdekaan negaranya, revolusi ilmu pengetahuan, tentang jerih payah seseorang menghasilkan karya seni, atau tentang kegigihan seorang atlit meraih medali olimpiade. Kebayang nggak sih lo, kualitas pembicaraan yang sangat berbeda kalo aja kita bisa lebih banyak mengalokasikan waktu untuk ngulik tentang orang-orang hebat?

Jadi kesimpulannya lebih baik kita kepo terhadap sesuatu yang penting buat kita misalkan kita kepo terhadap tokoh tertentu, sehingga kita ingin mengetahui kehidupan Biografi tokoh tersebut lebih dalam dan bisa memberikan kita inspirasi  dan motivasi untuk kehidupan kita, daripada kita kepo sama artis yang ga terlalu penting yang ga membawa manfaat buat kita buat apa hanya buang-buang waktu saja. Trimakasih

Artikel ini di tulis oleh Novella Susanto kamu juga bisa menulis karyamu di vebma,dibaca jutaan pengunjung,dan bisa menghasilkan juta rupiah setiap bulannya, Daftar Sekarang
Loading...

Artikel Terkait

close