close
Anak Adalah Cerminan Dari Orang Tua, Teruslah Memperbaiki Diri dan Anda Akan Melihat Pribadi Yang Baik Pada Anak Anda
Anak adalah cerminan dari orang tuanya dalam segala hal, baik dalam kepribadian, kebiasaan, keseharian dan lainnya, sebagian besar anak mencontoh perilaku orang tua, terlebih lagi ketika anak masih dibawah umur, atau belum menemukan bakat dan hal yang membuat dia tertarik.
Anak adalah cerminan dari orang tuanya dalam segala hal, baik dalam kepribadian, kebiasaan, keseharian dan lainnya, sebagian besar anak mencontoh perilaku orang tua, terlebih lagi ketika anak masih dibawah umur, atau belum menemukan bakat dan hal yang membuat dia tertarik.

Oleh karena itu orang tua haruslah menjadi pribadi yang baik, kalaupun masih banyak kekurangan pada pribadi orang tua, itu adalah hal yang wajar karena tidak ada manusia yang sempurna, yang harus dilakukan adalah memperbaiki diri dan menjadi lebih baik dalam segala hal terlebih dihadapan anak yang masih polos, mereka akan mencerna dan mencontoh segala yang dilakukan orang tuanya, baik dalam sefat terpuji dan tercela. Dengan kepolosan anak maka hendaknya orang tua berusaha selalu membimbing sang anak dengan mencontohkan hal yang baik terlebih dahulu, berikut adalah hal-hal yang bisa dicontohkan orang tua kepada anak.

1. Tidur dan bangun sesuai aturan


sumber: http://psikologan.blogspot.co.id/2015/05/4-manfaat-anak-tidur-sendiri.html

Tidur dan bangun sesuai aturan adalah salah satu contoh penting untuk anak dalam kehidupan sehari-hari, akan sangat susah menyuruh anak yang sudah bisa bermain dengan ayah atau ibu nya untuk tidur, sementara orang tuanya tidur larut malam untuk menyelesaikan tugas kantor atau hanya sekedar nonton film. Sang anak pasti akan encontoh prilaku orang tua yang suka tidur larut malam, terlebih lagi jika sang anak sudah bisa mengikuti kegiatan ditengah malam tersebut, misalnya nonton film bersama ayah samapai larut malam, hal tersebut tidak baik bagi anak karena pola tidur jadi tidak terjaga.

Tidur terlalu malam akan berimbas pada bangun pagi yang seharusnya sesuai jadwal, anak jadi bangun siang terlebih lagi jika orang tuanya pun bangun siang, kebiasaan orang tua yang tidur dan bangun tidak sesuai aturan akan berimbas pada kebiasaan anak yang tidak sehat.

2. Makan di meja makan dan merapikan bekas makanan setelahnya


sumber: http://tabloid-nakita.com/Balita/Belajar-Sopan-Di-Meja-Makan

Makan malam di rumah merupakan salah satu momen yang penting dalam kehidupan keluarga, karena ada beberapa orang tua yang berprofesi sebagai pegawai yang dapat berkumpul dengan keluarga ketika makan malam, hendaknya ini di jadikan momen untuk memberikan contoh kepada sang anak agar lebih baik dan mandiri, orang tua harus mengajak anak makan bersama di meja makan dan setelahnya merapikan bekas makanan masing-masing, hal ini harus dicontohkan terlebih dahulu oleh orang tua, dengan demikian sang anak akan dengan mudah mengikuti kebiasaan baik yang dilakukan orang tua, khususnya etika makan dimeja makan dan merapikan makanan setelah makan.

3. Tidak membawa urusan kantor ke rumah


sumber: http://blog.jobsmart.co.id/2016/03/31/jangan-coba-coba-membawa-pulang-pekerjaan-ke-rumah/

Orang tua hendaknya tidak membawa kepenatan dan kesibukan saat kerja ke rumah, karen itu akan membuat suasana rumah jadi tidak nyaman dan hal ini adalah salah satu dari penyebab tidak harmonisnya hubungan keluarga, anak secara otomatis akan meniru prilaku orang tua yang suka memasukkan kepenatan rutinitas kantor ke rumah, yang menyebabkan sang anak pun membawa hal-hal yang menurutnya buruk ke dalam rumah, tentu hal tersebut tidak diinginkan oleh orang tua manapun, sejatinya orang tua harus memberi contoh kalau rumah adalah tempat untuk mengisi kembali semangat untuk kembali bekerja atau sekolah esok pagi dengan semangat yang lebih maksimal, untuk mengisi semangat haruslah membutuhkan tempat yang kondusif diisi oleh anggota keluarga yang selalu merangkul dalam setiap keadaan.

4. Tidak berbicara kasar


sumber: http://lifestyle.okezone.com/read/2016/09/23/196/1496938/anak-suka-bicara-kasar-ternyata-ini-penyebabnya

Salah satu kebiasan anak dalam meniru orang tuanya yang paling terlihat dalam keluarga adalah tutur kata dan gaya bahasa, orang tua yang mempunyai gaya bahasa sopan, lembut, tidak menggurui dan tidak kasar akan berimbas kepada sang anak dalam berbica dan bertutur kata, begitu pula sebaliknya, anak yang berbicara kotor dan kasar terlebih di dalam rumah bisa jadi mereka meniru gaya bica dan tutur kata dari orang tuanya, maka sudah menjadi kewajiban orang tua untuk menjaga bahasa dan gaya bicara disemua tempat dan situasi terlebih dihadapan sang anak.

5. Orang tua tidak betengkar dihadapan anak


sumber: http://www.mautips.com/keluarga/dampak-negatif-jika-bertengkar-di-depan-anak.html

Dalam sebuah hubungan keluarga pastilah ada konflik yang terjadi, konflik antara ayah dan ibu pasti akan terjadi karean itu adalah bumbu dari sebuah pernikahan, dan seharusnya konflik tersebut bisa diselesaikan dengan cepat dan menjadikan hubungan lebih erat. Dalam menyelesaikan konflik janganlah diselesaikan di depan anak, karena anak akan mencerna hal tersebut dan bisa jadi mengikuti dalam kesehariannya, pergilah ke ruangan lain yang tidak bisa dilihat anak dan selesaikan dengan baik tanpa ada teriakan dan bentakan, anak yang selalu mendapatkan porsi kasih sayang cukup dari orang tua, akan berdampak pada keseharian anak, begitu pula sebaliknya anak yang selalu melihat orang tua bertengkar akan mengalami depresi yang berdampak buruk pada prilaku sang anak.  

Dari beberapa hal tersebut bisa disimpulkan anak adalah peniru ulung dari prilaku keseharian orang tua, orang tua yang baik akan membuahkan anak yang baik, begitu pula sebaliknya, maka hendaklah orang tua terus memperbaiki diri, dan bekerja sama selalu dalam membesarkan anak untuk menuju masa depan dan cita-cita mereka dimasa datang.

Loading...
Artikel ini di tulis oleh Akmal Agung Nugraha kamu juga bisa menulis karyamu di vebma,dibaca jutaan pengunjung,dan bisa menghasilkan juta rupiah setiap bulannya, Daftar Sekarang

Artikel Terkait