Persahabatan Ibu Dan Anak Yang Sangat Berarti
Anak-anak dulu kalau melakukan kesalahan akan takut hanya melihat tatapan ayah-bunda, dan jika kita merasa salah, maka kita akan tertunduk dan meminta maaf. Beda dengan anak zaman sekarang, anak-anak zaman sekarang sangat kritis, berteriak, berargumen kepada orangtua dan ujung-ujungnya kabur seperti jagoan adalah hal biasa. Untuk anda orangtua, jangan terlau putus asa dan kuatir, tergantung bagaimana anda bisa masuk kedunia mereka, karena bagaimanapun, dunia mereka saat ini jauh berbeda dengan dunia kita dahulu.

Anak-anak zaman hulu dan anak kelahiran tahun 90an - keatas sangat berbeda dalam banyak hal, dari cara berperilaku dirumah, dilingkungan, berbicara dengan orang tua, berteman dan lain-lain.

Anak-anak dulu kalau melakukan kesalahan akan takut hanya melihat tatapan ayah-bunda, dan jika kita merasa salah, maka kita akan tertunduk dan meminta maaf. Beda dengan anak zaman sekarang, anak-anak zaman sekarang sangat kritis, berteriak, berargumen kepada orangtua  dan ujung-ujungnya kabur seperti jagoan adalah hal biasa.

Untuk anda orangtua, jangan terlau putus asa dan kuatir, tergantung bagaimana anda bisa masuk kedunia mereka, karena bagaimanapun, dunia mereka saat ini jauh berbeda dengan dunia kita dahulu.

Ada beberapa cara bagaimana menjadi orangtua yang sepenanggungan dengan anak-anak sekarang.

Jadi sahabat anak


Orangtua sebagai orang yang lebih tua dan dewasa, harus bisa menciptakan dunia persahabatan yang akrab dengan mereka seperti teman sekolah mereka, tapi dengan versi yang berbeda, yaitu sahabat versi yang lebih bijak, sahabat versi yang bisa diajak bersenang-senang tapi positif, yang bisa diajak bercanda, tapi bercanda versi terkontrol.

Sebagi contoh: Jika pasangan ibu dan anak gadis anda kesalon sama-sama dan ketika sianak ingin rambutnya diwarnain merah, dan si Ibu kurang setuju, maka ibu bisa melarang dengan kata-kata yang halus dan masuk akal, Mis: Kaka, kulit kan putih, rambut hitam lebih cocok loh, muka kaka lebih kelihatan putih berkilau dengan rambuh hitam. Atau bisa juga : kalau rambut kakak diwarnai sekarang, nanti akan rontok dan kulit kepala akan rusak, karena kakak masih dalam pertumbuhan, jadi lebih baik kakak mewarnai rambut nanti setelah umur tigapuluhan, mama juga dulu warnain rambut ketika umur 30an. Banyak alasan halus yang bisa diutarakan tanpa menyakiti perasaan mereka.

Jadi Teman Curhat


Selalu akan jauh  lebih baik jika orangtua yang menjadi tempat curhat anak daripada orang lain, dengan demikian orangtua secara tidak langsung mengetahui apa saja kegiatan mereka termasuk, kesulitan-kesulitan yang mereka hadapi, teman-teman mereka, siapa yang mereka taksir, apa yang mereka suka dan yang tidak mereka suka. Jangan takut atau malu membicarakan apapun termasuk sex. Dengarkan apa yang mereka katakan walaupun itu tidak penting, jadilah pendengar yang baik, informasi sekecil apapun disimpan untuk bahan referensi untuk membimbing mereka kemana arah tujuan hidup mereka.  Yang sangat bahaya itu adalah ketika kita tidak tahu apa-apa tentang anak sendiri.

Jadi Teman Hang out


Jika anak ingin bepergian bersama teman-temanya kepusat perbelanjaan, jika anda tidak sibuk,  coba ikut dengan mereka, tawarkan diri anda menjadi supirnya, modal tenaga atau duit sedikit tidak masalah, kesempatan ini bisa anda manfaatkan untuk mendekati teman-temanya, mengakrabkan diri dengan teman-temanya. Si ibu bisa memisahkan diri setelah di mall karena tentu orangtua juga harus memberi privacy ke anak. Atau si anak ternyata keberatan dengan kehadiran ibu ketika mereka bersenang-senang, jadilah supir mereka untuk antar-jemput, capek? Tentu saja capek, karena anak adalah tanggung jawab seumur hidup.

Jadikan rumah tempat ngumpul


Jangan keberatan jika teman-teman anak anda bermain kerumah, itu lebih sangat dan super baik, anda bisa mengontrol apa yang mereka lakukan atau sekali-kali ikut gabung mengobrol dengan mereka. Supaya mereka tidak bosan, siapkan cemilan-cemilan kecil atau wifi jika anda mampu.

Jangan takut rumah anda akan berantakan atau berisik oleh tawa mereka, nikmati teriakan mereka, daripada mereka kumpul diluar rumah tanpa terkontrol.

Orantua akan selalu menjadi orang tua, tidak perlu takut kehilangan rasa hormat mereka dengan menjadi teman mereka, dan jika masa krisis mereka sudah berakhir anda bisa berubah fungsi lagi jadi orang tua yang mungkin lebih “galak” sedikit karena mereka sudah lebih stabil dalam hal berfikir dan bertindak.  Pengorbanan orangtua adalah nyawanya…

Artikel Terkait