Untuk Seluruh Anak Broken Home, Kalian Tak Sendiri Dan Selalu Ada Jalan Untuk Meraih Mimpi
Anak broken home memang berbeda dengan anak lainya. Maka dari itu perlunya dukungan secara mental agar anak dapat bangkit kembali, dan meraih kesuksesan.

Dalam sebuah keluarga layaknya terdiri dari seorang ayah, ibu, kakak atau adik. Tetapi deskripsi tersebut hanya untuk keluarga yang beruntung. Mungkin kalian hanya tinggal bersama salah satu dari mereka atau bahkan tidak keduanya. Dan yang lebih sedihnya kamu tidak bisa memaksa keadaan agar bisa kembali seperti semula. Semua anak broken home punya trauma atau luka mendalam dihati kecil mereka.

Suasana indah dalam rumah adalah impian semua orang. Kalian mungkin merasa tuhan tidak adil, orangtua egois karena tidak peduli dan mengorbankan perasaan kalian. Perasaan semacam itu memang wajar dialamai oleh seorang anak broken home. Tapi kalian harus  ingat jangan berlarut –larut dalam kesedihan yang berkepanjangan. Jangan sampai melampiaskan kemarahanmu dengan hidup bebas setelah orang tua kalian berpisah. Roda akan terus berputar dan tidak akan pernah berhenti. Maka dari itu berhenti bersedih – sedih dan tak boleh minder.

  1. Menjaga komunikasi dengan kedua orang tua

Sebuah perpisahan pasti menyedihkan. Namun jadikan pengalamanmu sebagai pelajaran, agar kalian menjadi orang yang lebih baik dikemudian hari.

Pilihan yang sulit untuk anak broken home yaitu, apabila disuruh memilih untuk tinggal diantara dari mereka. Tidak bisa dipungkiri hati kalian akan sakit menjalani hari –hari  dirumah tanpa salah satu dari mereka. Tetapi waktu akan tetap berjalan, hidupmu tidak berhenti disini. Kalian harus bisa beradaptasi dengan suasana baru. Yang terpenting bila jauh dari orangtua, kalian harus selalu menjaga komunikasi dengan baik. Jangan pernah membenci mereka, coba berpikirlah secara positive mungkin mereka juga tidak ingin berpisah. Namun tidak ada solusi yang bisa memecahkan masalah yang mereka hadapi. Maka dari itu untuk kalian anak broken home orang tua tetaplah ayah dan ibu kalian sampai kapanpun. Jadi hubungan kalian harus berjalan dengan baik dan selalu hormati mereka seperti sediakala. Luangkanlah waktumu untuk sesekali melepas rindu dan bertukar pikiran. Dengan cara ini kalian pasti akan merasa lebih bahagia walau menyandang seorang anak broken home.

     2.Jangan rapuh dan cengeng



Menagis dan kecewa pasti dirasakan oleh seorang anak broken home, tetapi kalian harus kuat dan memulai segala sesuatu dari awal untuk akhir yang baik.

Memang kebanyakan anak broken home mempunyai dampak mental yang sedikit berbeda dengan anak lainnya. Mereka lebih sering menangis, minder, dan cenderung pendiam. Mereka memang kekurangan kasih sayang. Tidak salah jika anak broken home lebih ingin diperhatikan. Beberapa dari mereka bahkan sering mencari kebahagiaan yang salah. Mereka meluapkan semua amarah dengan merokok, minum alkohol, dan pergaulan bebas lainya. Buat kalian yang mempunyai sifat buruk seperti ini, lebih baik segara tinggalkan. Mencari kebahagian bukanlah melampiaskan dengan hal –hal  yang negative. Mulai lakukanlah hal –hal yang positive. Jangan terlalu terpuruk dalam keadaan. Kalian harus lebih kuat dari biasanya.

   3.Bangkit dan mulai menata masa depan

Jangan membuang –buang waktu untuk memikirkan hal yang tidak berdampak baik untuk masa depanmu.

Mulailah jalani hidup baru kalian. Bangkitlah dan mulai menata satu –persatu  waktu yang terbuang sia –sia karena jatuh dalam kesedihan. Gunakanlah waktumu sebaik mungkin. Perpisahan kedua orangtuanmu bukan akhir dari segalanya. Maka dari itu, ayo kalian harus yakin dan berdiri tegak. Langkahkan kakimu untuk terus maju meraih masa depan. Lakukan satu persatu perjalananmu dan jangan lupa tersenyum, Tuhan masih menyanyangimu.

  1. Berusaha dan berdoa, serahkan semua kepada Tuhan

Cara bangun dari keterpurukan adalah berusaha dan meminta kemudahan kepada tuhanmu.

Hiduplah seperti anak normal lainya. Kejarlah cita –citamu tanpa henti. Yakinlah kamu bisa menciptakan kebahagiaan yang dulu telah hilang. Jangan dengarkan apa kata mereka yang memandang sebelah mata kepadamu. Tetap berusaha dan berdoalah. Berkeluh kesahlah dan meminta jalan yang terbaik kepada Tuhan, disertai dengan berusaha. Kalian akan mendapatkan apa yang seharusnya kalian dapat, asalkan selalu optimis dan percaya bahwa kalian bisa.

  1. Kamu pasti bisa

Selalu yakin dan percaya pada diri sendiri adalah kunci kesuksesan.

Banyak diluar sana yang menilai bahwa seorang anak broken home nantinya akan menjadi anak yang nakal. Jangan termakan oleh omongan mereka. Mereka belum tentu sekuat kalian, maka dari itu jadikanlah cibiran –cibiran tersebut motivasi untuk terus maju. Apapun jalan yang kalian tempuh dengan baik maka hasilnya pun akan baik. Tak usah buktian pada mereka kalian mampu meraih kesuksesan. Meraka sendiri yang akan tersadar bahwa tak semua anak yang kekurangan kasih sayang akan jatuh dan menjadi anak yang tidak benar. Karena kalian berhak berbahagia.

Nah, bagi anak broken home, intinya kalian harus bangkit dan yakin pada dirimu bahwa kalian mampu untuk berdiri tegak kembali setelah jatuh. Kalian adalah anak yang kuat, dan layak untuk tersenyum lebar.

Artikel Terkait