Cek! Salah satu  Penyebab penyimpangan seksual yang terlambat anda sadari
Penyimpangan seksual pilihan yang diambil secara sadar atau tidak?

Tidak menutup kemungkinan bisa jadi ini salah satu penyebab penyimpangan seksual yang tidak cepat anda sadari. 

Dewasa ini pembahasan persoalan lesbian gay bisexual transgender atau disebut LGBT bukan lagi hal yang baru. pro dan kontra para pakar dan ahli gencar membahas penyebab dan dampak dari segi medis, psikologi mau pun agama. Dan banyak juga yang mencari prespektif berbeda mencoba memahami kebutuhan dan ke inginan kaum LGBT sebagai HAK yang mereka miliki untuk menentukan pilihan hidup mereka sendiri. 

Yang akan kita bahas saat ini. LGBT pilihan yang diambil secara sadar atau tidak? 
Jadi bagaimana jika pilihan yang mereka ambil adalah tindak yang dilakukan secara tidak sadar? Tindakan diluar dari pemahaman mereka karena minimnya pengetahuan atau ketidak mampuan mencapai hal-hal yang sulit mereka artikan pada saat itu?  
Seperti yang kita tau LGBT bukan lagi hal tabu saat ini, prilakunya sudah masuk ke berbagai lapisan masyarakat. 

Tapi yang akan kita bahas adalah salah satu kemungkinan penyebab kenapa LGBT bisa menjamur? Jika tidak secara genetika, kemungkinan-kemungkinan apa yang bisa menjadi seseorang secara tidak sadar memilih menjadi LGBT? 


Sering kita mendengar banyak pembahasan yang mengatakan Anak-anak yang mengalami pelecehan seksual pada masa kecilnya, dapat mengakibatkan kurang-nya penghargaan pada diri sendiri. Dan cenderung mengulangi hal yang dialaminya bahkan 'menularkan' kepada orang lain.
mengapa?  Karena sering kali para pelaku yang tertangkap karena tindak kejahatan pelecehan seksual, phedopilia, penyimpangan seksual, tak lain yang dulunya adalah korban. 

Pertanyaanya kenapa? Seseorang yang dulunya juga korban dari tindakan amoral tersebut bisa mengulangi bahkan menjadi pelaku. 

Penyebabnya bisa jadi apa yang mereka alami merupakan specifik incident di hidup nya.  specifik incident merupakan
peristiwa khusus yang membekas karna diikuti emosi yang sangat intens yang mengakibatkan trauma. 

Terkadang untuk menerima apa yang telah menimpanya mereka terpaksa, secara tidak sadar untuk mengurangi arti peristiwa tersebut. Mereka melakukan hal buruk yang sama atau mengekpose kan diri pada hal itu untuk membuat apa yang terjadi pada dirinya menjadi tidak begitu berarti. sebab jika tidak ia akan terpaksa menerima sesuatu hal yang lebih traumatis. 
langkah itu lah yang mereka ambil untuk mengurangi nilai dari hal yang melukai-nya secara psikologis atau fisik dan melunturkan-nya hingga ketingkat yang tidak berati akan menguatkan keyakinannya bahwa hal itu tidak terlalu penting. 

Ini terjadi Karena  tak jarang para korban memendam perasaan karena ketidak berdayaan, tidak dapat bercerita kepada siapapun karna takut, menanggung rasa malu. Ada pula pandangan sebelah mata, amukan marah serta tekanan psikologis dari orang-orang sekitar. 


Kecenderungan kita menyalahkan korban bahwa apa yang terjadi adalah Faktor sebab-akibat dari mereka sendiri. 
Serta kurangnya penanganan atau dukungan orang-orang sekitar untuk memulihkan rasa percaya diri dan rasa insecure menjadi salah satu penyebab penyimpangan. 

Untuk itu Mereka membentuk  kepercayaan dan nilai untuk  membenarkan masa lalunya, merasionalisasikan prilakunya saat ini karena peristiwa dan keadaan dalam hidupnya. 


Pada dasarnya pilihan-pilihan manusia hampir 90% diambil berdasarkan emosi dan kita menggunakan logika untuk membenarkannya tentu hal ini juga tidak terlepas dari faktor internal. keadaan dalam tubuh, perasaan dan pikiran individu. Serta eksternal. pilihan-pilihan berdasar pola pikir kelompok, pergaulan, sugesti.

Ya,  manusia selalu memiliki alasan untuk membenarkan pilihan mereka. 

Terlepas dari baik buruk pilihan mereka dalam menjalani hidup. Mungkin ada segelintir dari mereka yang hanya terjebak pilihan karena merasionalisasikan masa lalu ketidak mampuan masa kecil untuk menghadapinya. Semoga setelah membaca artikel ini segelinter itu dapat menemukan solusi untuk menganalisa diri, berdamai serta melalukan langkah-langakah pertologan secara individu mau pun profesional

Apa yang saya tulis di sini mungkin bukan suatu hal yang baru, ada banyak ratusan artikel yang mungkin hampir sama, karena apa yang saya tuangkan disini merupakan serapan dari berbagai tempat dan buku yang pernah saya baca. 

Gambar cover from google


Artikel ini di tulis oleh Deasy Noviyanti kamu juga bisa menulis karyamu di vebma,dibaca jutaan pengunjung,dan bisa menghasilkan juta rupiah setiap bulannya, Daftar Sekarang
loading...
Loading...

Artikel Terkait

close