Sering Dikonsumsi, Ternyata 6 Makanan Ini Mengandung Zat Beracun
Kita tahu bahwa sebagian besar makanan memiliki manfaat, tetapi disamping itu ternyata ada beberapa makanan yang mengandung zat beracun tanpa kita sadari.
Bebicara tentang kuliner, memang tak akan ada habisnya. Selain karena manusia diciptakan dengan rasa penasaran, makanan sendiri adalah kebutuhan dasar manusia. Hal tersebut juga membuat orang-orang kerap suka bereksperimen dengan bahan makanan untuk menciptakan suatu sajian nikmat yang memuaskan lidah. Ada banyak makanan sehat dan alami yang tersedia di sekitar anda. Jika anda pintar mengolahnya maka makanan tersebut akan mampu menjadi hidangan sehat dengan rasa yang enak. Namun jika anda salah dalam mengolahnya makanan tersebut tidak menjadi sehat lagi atau parahnya bisa menjadi makanan yang beracun.
 
Singkong


Siapa yang tidak mengenal ubi kayu atau singkong? Bahkan makanan yang ada di supermarket juga banyak sekali menggunakan bahan makanan ini. Selain itu juga merupakan makanan populer bagi mereka yang sedang melakukan diet. Namun ternyata makanan yang satu ini mengandung racun yang cukup membahayakan. Tanaman yang banyak ditemui ini mengandung racun yang dikenal dengan nama glikosida sianogenik jika singkong dimakan mentah atau dimasak kurang sempurna, maka senyawa ini akan berubah menjadi hidrogen sianida.
 
Kacang Mete


Biasanya kacang mete sering digunakan dalam campuran makanan coklat dan cukup populer dijadikan camilan ringan. Namun ternyata kacang mete memiliki kandungan racun didalamnya. Kandungan ini dapat ditemukan pada kacang mete mentah. Oleh karena itu biasanya untuk menghilangkan racun tersebut, maka kacang mete akan direbus dalam waktu yang relatif lama. Racun ini dapat mengakibatkan reaksi alergi pada kulit. Dalam jumlah kecil mungkin tidak begitu berbahaya bagi tubuh, namun dalam jumlah banyak dapat mengakibatkan hal yang fatal karena mengandung racun urushiol yang membahayakan.
 
Biji Pala


Indonesia terkenal dengan penghasil rempah-rempah atau bumbu dapur yang mendunia.  Salah satu bumbu dapur yang hanya ada di Indonesia adalah biji pala. Namun biji pala ternyata memiliki efek yang berbahaya apabila digunakan tidak sesuai takaran. Menggunakan bumbu biji pala dalam masakan dengan jumlah yang berlebihan dapat berubah menjadi racun yang memproduksi disorientasi yang akan mengakibatkan halusinasi, hingga tidak sadarkan diri, terlebih jika dikonsumsi dalam jumlah yang besar dapat menyebabkan jantung berdebar, kejang, mual, dehidrasi, dan bahkan kematian.
 
Kacang Almond


Kacang yang satu ini, merupakan salah satu biji-bijian yang cocok dijadikan camilan untuk orang yang sedang berdiet. Namun, makanan yang satu ini juga termasuk makanan yang beracun. Almond, terutama yang tumbuh liar jika dikonsumsi dalam jumlah besar dapat menyebabkan keracunan karena kacang ini sebenarnya mengandung sianida. Oleh karena itu, almond harus dipanaskan dengan suhu tertentu terlebih dahulu dengan cara dipanggang agar racun sianida tersebut keluar.
 
Kentang



Memang jarang terjadi kematian akibat makan kentang. Namun kentang yang warna daging dan kulitnya sudah terlihat kehijau-hijauan akan berbahaya jika dikonsumsi karena zat beracun glycoalcaloid dan mengandung tingkat solanin yang tinggi. Solanin dapat mempengaruhi sistem saraf dan pencernaan. Pastikan anda tidak mengolah kentang yang sudah terlihat hijau dan tumbuh tunas.
 
Apel


Memang buah-buahan ini terlihat aman-aman saja bagi semua kalangan. Namun apel non organik biasanya dilapisi bahan pestisida dan fungisida untuk mencegah serangga, dan beberapa diantaranya akan meresap di daging apel. Sebaiknya kupas dahulu kulitnya sebelum dikonsumsi. Selain itu biji apel juga mengandung sianida jika dikunyah atau dihancurkan. Biji apel mengandung emigdelin yang apabila bercampur dengan enzim pencernaan dapat menghasilkan hidrogen sianida.

Artikel Terkait