15 Tanda-tanda Orang Bersifat Negatif Yang Harus Kamu Hindari

15-09-2016 (2 months ago)

Inilah tanda-tanda orang negatif yang harus kamu hindari, karena pengaruhnya sangat tidak baik untuk hidup kamu dan juga untuk masa depan kamu.

Kita hidup di lingkungan masyarakat hampir tidak mungkin menghindari secara 100 persen orang-orang negatif. Baik pemikiran mereka yang bersifat negatif tapi juga bisa perilaku yang negatif. Tapi demi kesuksesan dan kebahagian yang kamu inginkan tidak ada salahnya untuk menghindari orang-orang negatif dalam hidup kalian.

Kurangnya percaya diri, pemikiran-pemikiran yang suram, ketidakpercayaan, dan kecemasan adalah paket komplit untuk orang-orang negatif. Dan mungkin kamu akan beranya-tanya kenapa mereka bisa hidup dengan segala pemikiran seperti itu. Tapi ya sudah lah, mungkin itu pilihan hidup mereka dan terkadang lingkungan juga bisa membentuk kepribadian mereka seperti itu.

Tapi itu bukan berarti ketika kita menjauhkan diri dengan lingkungan atau orang negatif, lalu kita tidak memiliki saat-saat kita putus asa, kecemasan, dan lain-lain. Tapi jika kalian ingin menjalani hidup ini dengan lebih baik, sudah pasti kamu tidak akan pernah membiarkan pemikiran yang seperti itu mengambil hidup kamu.

Berikut ini ada 15 tanda-tanda orang negatif yang mungkin bisa kalian jadikan pembelajaran untuk meningkatkan diri kamu menjadi lebih baik lagi. Jadikan tips tanda-tanda negatif ini sebagai pelajaran untuk kamu agar terhindar dari lingkungan maupun orang-orang yang negatif.

Mereka selalu khawatir

Orang-orang negatif selalu hidup dengan kekhawatiran dalam banyak hal. Pola pikir yang seperti ini biasanya untuk melindungi diri mereka dari hal-hal yang mungkin belum pernah mereka alami. Atau bisa jadi yang sebenarnya itu biasanya saja, tapi mereka sangat khawatir akan hal tersebut.

Sebagai contoh, dalam hal bisnis mereka akan berpikir tentang resiko kerugian yang selalu dikedepankan. Padahal dia melangkah saja belum tapi kerugian atau takut gagalnya usaha dikemudian hari.

Apapun yang akan terjadi akan tetap terjadi, apakah kita khawatir atau tidak. Yang pada akhirnya karena kekhatiran yang terlalu berlebihan akan membuat kita jalan di tempat dan tidak mampu bergerak untuk maju.

Mereka mencoba untuk memberitahu kamu apa yang harus dilakukan

Ketika orang mulai memberitahu kamu, apa yang harus kamu lakukan dengan hidup kamu. Seperti rumah seperti apa yang harus kamu beli, pekerjaan seperti apa yang harus kamu jalani. Maka sebisa mungkin jauhi tipikal orang negatif yang seperti ini.

Dan mereka terkadang tidak sadar bahwa sebenarnya ini suatu tanda bahwa mereka belum sukses dalam masalah kehidupan mereka sendiri. Maka akan lebih mudah bagi mereka untuk memberitahu orang lain bagaimana menjalani hidup mereka.

Mereka berada di posisi “default

Ada penjelasan secara neurologis mengapa ada beberapa orang yang menjadi begitu negatif. Karena hal ini ada hubungannya dengan bagian otak yang disebut sebagai amigdala. Yang fungsinya sebagai alarm secara terus menerus ketika ada bahaya, ketakutan dari berita yang buruk.

Para ilmuwan percaya bahwa hal ini akan menjadi otak dalam posisi default. Dalam istilah evolusi, hal ini sangat dapat dimengerti, karena itu semua adalah bagian dari mekanisme akan ketakutan di mana otak menggunakan sebagian besar neuron untuk menyimpan semua berita yang buruk dalam memori.

Orang-orang yang positif atau pemikiran yang positif bisa mengembangkan kemampuan otaknya untuk mengevaluasi dan menghadapi masalah yang ada.

Mereka suka akan kerahasiaan

Jika kamu bertemu dengan orang negatif dimanapun, kamu mungkin akan menemukan obrolan yang sangat membosankan. Mereka takut untuk mengungkap terlalu banyak informasi tentang diri mereka sendiri. Dan mereka hidup dalam ketakutan bahwa hal tersebut bisa digunakan seseorang untuk melawan mereka dengan berbagai cara.

Mereka sangat jarang memiliki pemikiran bahwa informasi yang dibagikan ke lawan bicara dapat digunakan untuk hal-hal yang positif.

Mereke pesimis

Orang negatif atau orang yang memiliki pemikiran yang negatif sangat jarang membayangkan hasil yang bahagia atau hasil yang besar dan bahkan keberhasilan. Mereka selalu membayangkan bahwa segala sesuatunya akan salah dan berantakan.

Seperti halnya bisanis, mereka tidak akan berani melangkah karena takut akan gagalnya bisnis yang mau dibangu, atau menderita kerugian jika bisnisnya tidak berjalan sesuai rencana. Itu sah-sah saja tapi kalau terlalu pesimis dan tidak mau mengambil langkah awal, sudah pasti bisnis mereka akan gagal. Gagal membangun bisnis dan gagal meraih kesuksesan.

Mereka lebih menyukai berita-berita buruk

Yang paling banyak kita temukan adalah ketika banyak ibu-ibu yang suka banget ngerumpi atau ngegosip. Kamu akan mendengarkan pertanyaa mereka seperti ini, “apakah kamu mendengar berita buruk tentang si ……..”, lalu mereka akan meneruskan semua jawabannya pada kamu.

Yang berbahaya adalah bahwa tidak ada batas berita buruk atau berita negatif akan mempengaruhi seseorang lebih dalam dari yang diperkirakan sebelumnya. Penelitian telah menunjukkan bahwa ekspos berita tentang kekerasan, kematian, dan tragedy sangat berkontribusi besar terhadap depresi dan kecemasan serta pasca-traumatic stress disorder (PTSD).

Maka akan lebih baik jika kamu membatasi pemberitaan yang lebih banyak bersifat buruk atau negatif. Dan juga hindari untuk mengikuti gosip yang negatif, akan lebih baik ngegosip tapi yang bersifat positif. Seperti cerita tentang kesuksesan seseorang yang akan memberikan banyak motivasi dalam hidup kamu.

Mereka banyak mengeluh

Orang negatif sangat sering mengeluh dengan keadaan. Seperti mengeluh dalam pekerjaan, gaji yang kurang cukup, bos yang terlalu disiplin, karir yang tidak naik. Padahal solusinya sangat sederhana jika masih mau bekerja di perusahaan tersebut maka ikuti aturannya, jika tidak maka keluar dan mencari pekerjaan baru.

Dengan demikian maka mereka tidak akan pernah mampu untuk mencoba pengalman baru dan sangat nyaman tinggal di zona kenyamanan yang tidak memiliki masa depan yang lebih baik.

Mereka mencintai kata “tapi

Hal yang paling sering kita dengar adalah ketika ada salah satu teman kita yang sangat hobi shopping dan selalu berbelanja hampir setiap saat. dan ketika mau membeli salah satu yang sangat bagus dan dia suka mereka akan mengatakan begini, “Baju ini bagus banget dan aku aku suka, tetapi harganya mahal.”

Padahal sebenarnya dia sudah tahu kalau harganya mahal, dan sebanrnya dia tetap sanggup untuk membelinya. Dan ini salah satu contoh yang sangat sederhana, tapi ketika kamu terus-terus kan maka akan menjadi kebiasaan, dan akan selalu menggunakan kata “tapi”.

Mereka kurang berprestasi

Kurangnya keberhasilan bisa disebabkan oleh banyak factor yang mempengaruhinya, tetapi sifat atau unsur negatif adalah penyebab utama. Orang negatif biasanya berpikir bahwa mereka tidak cukup pintar, tidak cukup baik, dan lain-lain.

Namun ancaman yang paling nyata untuk kesuksesan kamu adalah bahwa kecerdasan emosional kamu akan lumpuh oleh cara yang mengkritisi diri kamu sendiri dan memiliki sifat konfrontasi terhada diri kamu sendiri, atau bisa juga disebut merendahkan diri kamu sendiri.

Mereka tidak pernah semangat dengan proyek masa depan

Mungkin kamu pernah menemui orang-orang negatif tidak dapat berbicara tentang rencana masa depan atau proyek masa depan dengan cara yang positif. Sebenarnya mereka sangat jarang berbicara tentang rencanya masa depan sama sekali, karena mereka terlalu sibuk dengan penderitaannya mereka sekarang.

Sebagai orang yang positif kamu pasti memiliki mimpi dan memilih visi dan proyek masa depan seperti apa, dan bagaiamana cara mendapatkannya. Dan dengan segala upaya akan kamu raih mimpi yang sudah kamu bangun.

Mereka menjadi vampir energi

Mungkin kata-kata vampire yang paling tepat untuk orang-orang negatif yang selalu menyedot habis semua energi yang kamu miliki. Selain menjadi orang yang penuntut, mereka juga suka mengambil energi karena mereka tidak bisa memproduksi energi positif dalam dirinya.

Mereka akan mengambil semua ide yang telah kamu ciptakan entah tentang bisnis atau tentang apapun itu. Karena mereka sama sekali tidak memiliki ide apapun, dan juga tidak tahu apa yang harus dilakukan dengan ide itu.

Mereka kehilangan hal-hal baik dalam hidupnya

Orang yang negatif tidak akan mengenali apa itu sukacita, gairah, kepuasan, dan kebahagiaan. Ini bukanlah emosi atau sensasi yang pernah mereka alami atau rasakan. Dan menjadi tidak mengherankan ketika melihat orang-orang ini akan terpaku dengan pekerjaan yang tidak memuaskan yang selalu membuat mereka mengeluh. Bahkan mereka juga tidak akan melakukan perubahan dalam hidupnya untuk menjadi lebih baik.

Mereka memberikan hal negatif pada kabar baik

Sebagai contoh, mungkin sebagian dari kita pernah mengalami dan bertemu dengan orang yang negatif. Misal kamu bercerita tentang pekerjaan impian kamu, atau pasangan baru yang kamu sangat mencintainya.

Tapi ketika kamu memberitahu pada orang negatif, mereka justru akan mengingatkan kamu untuk berhati-hati tentang resiko bahaya ketika kamu mengambil pekerjaan itu atau kamu menjalin hubungan dengan pasanganmu itu.

Dan apapun berita yang bersifat positif atau informasi yang baik, mereka selalu menanggapinya dengan memberikan unsur yang negatf, atau bahkan memberikan penjelasan tentang nanti jika ada kegagalan dengan pekerjaan atau hubungan asamara kamu. Hal itu mungkin bisa wajar tapi kalau tidak relevan atau terlalu berlebihan maka harus kalian hindari orang negatif seperti ini.

Bergabung jadi penulis

Bergabung bersama kami,tulis artikel,Share artikel anda,dapatkan penghasilannya

Buat Artikel