Ciri Umum Anak Manja dan Cara Tepat Mengatasinya

14-09-2016 (2 months ago)

Anak-anak jaman sekarang yang terbiasa dimanjakan oleh orang tuanya, cenderung menjadi anak yang mudah menyerah dan menjadi tidak mandiri. Yuk kita kenali tanda-tanda umum anak manja dan cara yang tepat untuk mengatasinya!

Ketika kita sudah menikah, kehadiran seorang anak sangatlah kita nanti-nanti untuk melengkapi kehidupan. Tentu saja anak yang kita nantikan adalah anak berkepribadian baik, penurut, dan yang membuat kedua orang tuanya banggan saat dirinya dewasa nanti.

Pada umumnya orang tua akan melakukan apapun untuk membahagikan anak-anaknya. terlebih lagi kalau anak tersebut sudah lama kita tunggu-tunggu kehadaditannya, atau anak itu adalah anak tunggal. Sebenarnya itu bukan hal yang salah, akan tetapi sebaiknya jangan terlalu sering memberikan rasa nyaman pada anak dengan menuruti semua keinginannya.
Anak-anak akan cenderung mudah menyerah jika menemukan kesulitan, karena terbiasa dimanjakan orang tua. Tanda-tanda umum anak manja dan cara yang paling tepat untuk mengatasinya.

1. SUKA BERTERIAK DAN MENANGIS BILA INGIN SESUATU


Jangan biasakan anak selalu mendapatkan keinginannya dengan mudah, karena kalau suatu saat keinginannya tersebut tidak ia dapatkan, maka anak akan menjadi marah dan menangis. Latihlah anak melakukan apapun sendiri, termasuk untuk memperoleh sesuatu yang diinginkannya tanpa mengandalkan orang lain. Sebaliknya jika Anda selalu memenuhi keinginan anak dengan mudah, maka mereka akan menjadi tidak peka terhadap orang-orang di sekitarnya dan menjadi egois karena sudah terbiasa hidup nyaman dan sangat mudah dalam mendapatkan sesuatu karena terlalu dimanjakan orang tua.

Cara yang tepat mengatasi anak yang sering berteriak atau menangis ketika menginginkan sesuatu adalah dengan mengajarkan sang anak untuk sedikit bersusah-payah dan bekerja keras untuk mendapatkan keinginannya. Karena ini akan melatih anak untuk menjadi pribadi yang menghargai proses demi mendapatkan hasil yang memuaskan di masa yang akan datang.

2. MENJADI SEORANG YANG PEMARAH KETIKA MENDAPATKAN HUKUMAN AKIBAT KESALAHANNYA


Memanjakan anak dengan selalu mengabaikan kesalahan-kesalahannya akan membuat mereka menjadi pribadi yang sombong. Bahkan saat dihukum akibat kesalahan yang di perbuat ia malah menjadi marah. Anak-anak juga akan sulit meminta maaf kepada orang lain karena mereka menganggap dirinya tidak bersalah, sehingga mereka tidak perlu meminta maaf atas kesalahan tersebut.

Cara yang tepat mengatasi anak yang marah ketika dihukum adalah dengan cara mengajarkan mereka untuk mengakui kesalahan yang mereka perbuat dan segera meminta maaf atas kesalahannya tersebut. Biasakan memberi hadiah pada anak saat ia berperilaku baik, dan hukuman saat perilakunya buruk. Namun jangan sekali-kali memberikan hukuman fisik pada anak. Seperti memukul atau mencubit, lebih baik suruh saja anak brdiri di pojok sampai ia mengakui kasalahannya dan minta maaf.

Ketahui dengan pasti apa kesalahan yang dilakukan anak sebelum menghukumnya. Dan jangan lupa untuk memberikan penghargaan yang tepat ketika anak melakukan sesuatu yang baik, penghargaan yang diberikan tidak harus berupa barang. Hadiah tersebut dapat berupa sebuah pelukan hangat atau beberapa cium dikeningnya. Itu akan membuat anak menjadi bahagia.

3. SERING MENOLAK UNTUK TIDUR MALAM


Anak-anak menolak untuk tidur lebih awal karena mereka merasa tidak ada kewajiban bangun pagi keesokan harinya. Membiarkan anak tidur larut malam hanya akan membuat kita mengurangi kebutuhan tidur anak. Yang seharusnya mereka tidur selama 10-12 jam per hari, sekarang menjadi berkurang karena hal tersebut.

Cara yang tepat untuk mengatasi anak yang merengek atau menolak waktu diajak tidur ketika malam hari adalah dengan cara berikut. Jika sudah waktunya untuk tidur jangan biarkan anak anda, merayu anda untuk tidur tidak tepat pada waktunya. Karena kalau sudah terbiasa, tidur tepat waktu anak akan terbiasa dengan sendirinya tanpa kita mengingatkannya. Beri nasihat pada anak Anda tentang pentingnya tidur tepat waktu.

4. SELALU INGIN MENJADI PUSAT PERHATIAN ORANG LAIN


Anak-anak manja akan selalu ingi mendapatkan perhatian baik dari orang tuanya sendiri ataupun orang lain di sekelilingnya, untuk mencari perhatian dari mereka. Biasanya mereka melakukan hal-hal seperti berteriak, tidak ingin makan, atau berbuat kenakalan yang bisa menjadi pusat perhatian.

Cara yang tepat untuk mengatasi anak yang sering mencari perhatian adalah dengan cara jangan menggubrisnya atau kita diamkan saja saat anak mencari perhatian, nantinya anak akan merasa capek sendri dan akhirnya kegiatan mencari perhatian tersebut akan berakhir dengan sendirinya. Memarahinya hanya akan memberinya banyak kesempatan untuk melakukan kenakalan.

Pada saat anak sudah kelelahan mencari perhatian karena ingin dimanjakan, sebaikya ajak anak Anda untuk melakukan sesuatu yang lebih bermanfaat, misalnya saja belajar atapun yang lainnya.

Bergabung jadi penulis

Bergabung bersama kami,tulis artikel,Share artikel anda,dapatkan penghasilannya

Buat Artikel