Menikah bukan perkara umur, melainkan sebuah kesiapan memikul tanggung jawab

17-10-2016 (1 month ago)

Pernikahan dibangun atas dasar cinta dan kesiapan membina rumah tangga, bukan karena hasrat yang ujung-ujungnya malah membuat tidak nyaman dan tertekan.

Menikah adalah perkara yang pasti diinginkan oleh setiap orang. Dengan menikah, seseorang bisa menjalani hubungan yang sehat dan halal. Namun, pernikahan tidak akan berjalan baik jika kedua belah pihak merasa tidak nyaman. Dalam perkara ini, Kita harus bijak alam mengambil keputusan karena akan sangat percuma menjalin pernikahan tapi batin justru terasa tertekan.

Menikah bukan perkara umur, melainkan sebuah kesiapan memikul tanggung jawab

Jangan pernah menikah karena merasa sudah cukup umur. Umur tidak akan pernah bisa mengukur kesiapanmu untuk memikul tanggung jawab. Meskipun umur sudah di atas dua puluh tahun, jika belum siap memikul tanggung jawab rumah tangga apakah iya rumah tanggamu bisa bahagia?

Pernikahan itu indah, tapi menjalaninya tidak mudah

Pernikahan memang nampak begitu indah. Setiap pasangan yang menikah atas nama cinta pasti merasa sangat bahagia. Namun, jika Kamu ingin menikah hanya karena memikirkan bahagianya saja, berarti Kamu belum cukup dewasa untuk hidup sebagai pasangan suami istri. Perjalanan pernikahan tidak melulu indah. Kamu harus siap dengan segala lika-liku kesedihan, kesengsaraan dan perselisihan.

Ketika pertanyaan “kapan nikah?” membuat telinga panas

Sudah menjadi kebiasaan masyarakat indonesia untuk menghujani para pemuda dengan pertanyaan “kapan nikah?”. Meski yang ditanya selalu menjawab dengan senyuman, sebenarnya hati mereka merasa ciut dan segera berpikir tentang pernikahan. Namun, jika pertanyaan ini yang membuatmu ingin segera menikah, sebaiknya tunda saja pernikahanmu. Buat apa terburu-buru menikah jika tujuannya hanya untuk menutup mulut orang? Toh, walaupun masih berstatus lajang kehidupanmu masih bisa berjalan normal.

Ingatlah bahwa sebelum menuju pelaminan, Kamu perlu menyiapkan banyak hal. Tidak hanya hati yang perlu disiapkan, kemampuan menafkahi pasangan juga harus disiapkan. Meskipun pada dasarnya Tuhan telah menjanjikan rezeki bagi setiap pasangan, tetap saja rezeki tersebut tidak akan datang jika Kamu belum tahu bagaimana cara mencarinya.

Menikah bukan hanya soal cinta, namun sebuah ikatan baru untuk menyatukan dua keluarga

Dasar menikah memang rasa cinta dan sayang. Namun, jangan sampai Kamu dibutakan dengan rasa cinta hingga mengesampingkan hal penting lainnya. Saat menikah, Kamu tidak hanya akan bersatu dengan pasangan, melainkan juga bersatu dengan keluarganya. Jadi, sebelum menikah pastikan Kamu mendapatkan restu keluarga. Menikah tanpa restu bukanlah hal yang dewasa, yang ada rumah tanggamu akan menjadi tak tenang dan sengsara.

Menikah bukan ukuran mutlak Kamu laku atau tidak

Menunda pernikahan bukan berarti tidak ada orang yang mau menikahimu. Menunda pernikahan berarti Kamu sedang berada dalam masa pencarian. Mencari pasangan terbaik yang mampu membuat nyaman dan aman. Hal ini bukan karena Kamu terlalu pemilih, namun justru karena Kamu sadar bahwa pernikahan hanya sekali dan untuk itu Kamu berhak mendapatkan yang terbaik.

Bergabung jadi penulis

Bergabung bersama kami,tulis artikel,Share artikel anda,dapatkan penghasilannya

Buat Artikel