close
Aku Menolakmu Bukan karena Aku Tidak Mencintaimu, Melainkan karena Ada Seseorang yang Memiliki Cinta yang Lebih Besar daripada Cinta yang Kupunya Untukmu
​Siapa yang paling bahagia ketika kau menyatakan cinta? Tentu aku orangnya. Namun, keadaan yang serba tidak tepat ini tidak mengizinkanku menerima cintamu. Aku yang serba kekurangan ini tidak ingin menyakiti lebih banyak hati. Maka maaf jika aku menolakmu. Bukan aku tidak mencintaimu. Tapi aku sadar bahwa ada seseorang yang memiliki cinta yang lebih banyak daripada cinta yang kupunya. Dia pasti lebih bisa membahagiakanmu daripada aku.

Tidak ada yang bisa menolak fakta bahwa akulah orang yang paling bahagia dan berbunga-bunga ketika kau mengucapkan kalimat itu. Yaitu ketika kau menyatakan cinta padaku dan ingin aku menjadi seseorang yang menghabiskan waktu bersamamu.  Jujur dari hatiku yang paling dalam, hanya namamu yang selalu kusimpan rapat-rapat dalam otak dan hatiku. Hanya dirimu yang ingin kubahagiakan dengan segenap diriku. Aku bukan orang munafik yang suka meninggikan harga diri, apalagi di hadapanmu, orang yang selama ini kukagumi. Kukatakan bahwa aku juga memiliki rasa dan keinginan yang sama. Bahwa cintamu tidak bertepuk sebelah tangan. Bahwa kita mungkin akan menjadi pasangan yang saling mencintai dengan sederhana namun bahagia.

Tapi, cinta tidak pernah tepat waktu. Nyatanya waktu membuatku tak berdaya. Aku dan kau tidak pernah semudah itu untuk berbahagia bersama. Pahamilah bahwa kita tidak hidup sendirian di muka bumi ini. Ada hati yang perlu untuk kita jaga dan tidak boleh kita sakiti. Aku tahu bahwa kau akan sangat kecewa dengan keputusanku ini. Namun, aku sangat meminta maaf karena aku tidak bisa membalas cintamu. Aku tidak bisa menerimamu. Kuharap kau bisa memahami bahwa bukan hanya dirimu yang terluka akan keputusanku. Aku lebih hancur daripada dirimu. Bayangkan saja ketika apa yang kuimpikan selama ini sudah hadir di depan mata, lalu hanya karena sesuatu hal, aku harus menghalau apa yang sebenarnya selama ini kurindukan. Perlu kau tahu bahwa aku adalah orang yang paling peduli dengan dirimu. Aku yang paling ingin kau hidup bahagia.

Baca juga: Aku Sedang Mencoba Memperlakukanmu dengan Biasa, Walaupun Rasanya Amat Sangat Menyiksa

Semoga kau bisa memahami bahwa semua keputusanku ini hanyalah caraku untuk merespons keadaan yang ada. Ini hanya caraku bertahan dengan situasi yang tidak bisa kutawar. Semua ini bukan kehendakku. Hanya cara takdir yang unik untuk menentukan jalan hidup kita setelah ini. Namun, jika pada akhirnya kau tidak bisa mengerti dengan apa yang kumaksudkan dan kau ujung-ujungnya justru membenciku, biarlah itu terjadi. Aku juga tidak bisa mengatur perasaan dan hatimu. Mungkin saja kebencianmu padaku justru yang terbaik untuk membuatmu cepat melupakanku. Mungkin dengan kebencian itu, kau tidak akan lagi merasa ragu untuk segera meninggalkanku. Mungkin dengan kau membenciku, aku akan mampu segera kau abaikan. 

Namun, yang ingin kutegaskan padamu adalah bahwa aku hanya ingin semua berjalan baik-baik saja. Aku ingin kita semua bahagia dengan keputusan yang ada. Aku menolak cintamu bukan karena aku tidak mencintaimu.  Aku tidak menerimamu karena aku tahu bahwa ada seseorang yang memiliki cinta yang lebih besar kepadamu daripada cinta yang kupunya. Aku menolakmu karena aku tahu bahwa dia akan lebih mampu membahagiakanmu daripada aku. Aku menolak cintamu karena aku sangat mencintaimu. Hanya itu yang ingin kuperjelas. Perkara kau percaya atau tidak, perkara akhirnya kau terima atau tidak keputusan ini, itu semua urusanmu. Karena aku tahu, urusanku telah selesai denganmu. 

Loading...
Loading...
Artikel ini di tulis oleh Elsa F. Bena kamu juga bisa menulis karyamu di vebma,dibaca jutaan pengunjung,dan bisa menghasilkan juta rupiah setiap bulannya, Daftar Sekarang

Artikel Terkait