Kisah Nyata Kesetiaan Anjing Kepada Tuannya Akan menyadarkan Kita Sebuah Arti Kesetiaan

20-10-2016 (1 month ago)

Seperti perkataan sahabat terbaik adalah sabahat yang setia dan selalu tetap bersama, apapun yang terjadi dia tidak akan pernah meninggalkanmu.

Begitu banyak makhluk ataupun manusia yang sempurna, memiliki akal , budi pekerti namun memperlihatkan sifat atau karakter yang buruk, pengkhianatan dan tidak setia.

Seperti perkataan sahabat terbaik adalah sabahat yang setia dan selalu tetap bersama, apapun yang terjadi dia tidak akan pernah meninggalkanmu.

HACHIKO


Hachiko adalah seekor anjing yang rela menunggu sehari-hari majikannya dengan setia di depan salah satu stasiun kereta api Shibuya, Tokyo Japan. Tuannya ialah Profesor Hidesaburo Ueno, yang merupakan salah satu dosen pengajar teknik pertanian di Universitas Imperial Tokyo.

Profesor Hidesaburo Ueno mengalami serangan jantung pada saat mengajar dan meninggal pada tahun 1925 tepatnya 91 tahun yang lalu. Dikarenakan meninggal, sang profesor tidak mungkin pulang lewat stasiun lagi karena sudah diantar oleh Ambulance rumah sakit.

Selama 10 tahun setelah Tuannya meninggal (Profesor Hidesaburo Ueno), Hachiko dengan penuh kesetiaan menunggu dan menanti di depan stasiun kereta api Shibuya. Hachiko menunggu tuannya setiap hari sampai akhir hayatnya pada 8 maret 1935 tepatnya di bawah kamar bagasi stasiun yang merupakan tempat favorit hachiko saat menunggu majikannya.


Seperti diberitakan oleh harian Asashi Shimbun pada tahun 1930 an dan dipublikasikan hingga nama hachiko menyebar kemana-mana. Saat Hachiko meninggal, banyak orang-orang berkumpul dan mendoakan supaya arwah Hachiko damai dan bisa bertemu dengan tuannya di Alam Baka.

Foto diatas adalah foto yang memuat gambar dari Istri Hidesaburo Ueno yaitu Yaeko Ueno (kedua dari kanan) bersama staf stasiun kerete api Shibuya. Staf stasiun kereta api Shibuya ini lalu memberikan foto kematian Hachiko kepada putrinya yang sulung bernama Nobue Yamaguchi (78 tahun).

Ia merupakan salah satu saksi hidup kisah Anjing Hachiko ini dan mengatakan bahwa Hachiko selalu datang ke stasiun setiap hari untuk menunggu sang majikan pulang. Para pegawai dan staf stasiun ini juga sering memberi makan kepadaya, seperti diberitakan oleh harian Shimbun Yamato.


Sebagai tanda atas kesetian anjing ini, pemerintah setempat membuat patung Hachiko dari perunggu pada April 1934. Setelah perang Dunia II pada tahun 1948 selesai patung ini di daur ulang oleh anak pematung pertama dengan dana yang bersumber dari warga Jepang dan beberapa sponsor perusahaan Jepang. Dana ini terkumpul sekitar 10 Juta yen (1 Milyar). Patung ini menggambarkan Hachiko sedang menunggu majikannya dan patung pertemuan bahagia menyambut tuannya pulang, patung ini tepatnya berada di stasiun kereta api Shibuya, Tokyo Japan.


Kisah Anjing Hachiko ini pun bahkan dibuat filmnya untuk mengenang kembali kesetiannya. Film yang pertama adalah Hachiko Monogatari yang merupakan arahan sutradara Seijiro Koyama yang dibintangi oleh Nakadai, Kaoru Yachigusa, Mako Ishino dan Masumi pada tahun 1987.

Film ini kembali dibuat dengan judul Hachiko: A Dog's Story. Film yang menceritakan kesetiaan Hachiko menunggu tuannya hingga ajal menjemputnya. Film ini dibintangi oleh Richard Gere, Joan Allen dan Sarah Roemer arahan sutradara Lasse Hallstrom pada tahun 2009.

Bergabung jadi penulis

Bergabung bersama kami,tulis artikel,Share artikel anda,dapatkan penghasilannya

Buat Artikel