Layak Ditiru,Pengusaha Lulusan SMA ini Hasilkan Miliaran Rupiah Perbulan Dari Jualan Kerupuk

08-09-2016 (3 months ago)

Pengusaha muda yang sukses dengan usaha kerupuknya yakni Reza Nurhaliman memilih tidak melanjutkan kuliah setelah dirinya lulus SMA.

Berbeda dengan teman sebayanya waktu SMA jika lulus SMA langsung melanjutkan kuliah, Reza Nurhilman atau lebih akrab disapa Axl ini lebih tertarik menjadi pengusaha saat pria seusianya lebih memilih kuliah. Reza Nurhaliman kini berumur 29 tahun telah sukses menyandang gelar 'Pengusaha Muda'. kegigihannya dalam berbisnis membuahkan hasil yang memuaskan.

Pada awalnya, Reza atau akrab disapa AXL ini memulai bisnis dari menawarkan berbagai macam-macam produk mulai dari alat elektronik hingga pupuk tananma. usahnya tersebut dia lakukan selama 4 tahun mulai dari tahun 2005 hingga 2009.

Uang hasil keringatnya tersebut dia kumpulkan untuk memulai modal membangun bisnis yang lebih besar. setelah uang modal tersebut dirasa cukup, Reza mulai berpikir untuk membangun bisnis keripik pedas dengan merek 'Ma Icih'.
Awal kesuksesan Reza di bidang makanan camilan tersebut dirintis ketika dia diajak oleh teman baiknya ke salah satu daerah di Cimahi untuk merasakan keripik pedas buatan nenek. keripik buatan nenek tersebut memang terkenal sangat enak, namun keripik pedas tersebut tidak dijual secara luas dan hanya beredar di daerah sekitar bandung. karena penasaran dengan resep keripik tersebut, Reza memiliki inisiatif untuk menanyakan resep tersebut dan memulai memasarkan keripik pedas dengan jangkauan yang lebih luas.

Resep Rahasia Kerupuk Pedas Seorang Nenek


Saat Reza menanyakan resep keripik pedas tersebut beliau, nenek tidak merasa keberatan dan mengizinkan Reza untuk menggunakan resep keripik tersebut untuk berjualan. Reza tidak tanggung-tanggung, dia langsung mengeluarkan modal Rp 15 Juta untuk memulai memproduksi keripik pedas yang diberi nama 'Maicih' 50 bungkus per hari.

Awalnya Reza hanya membuat keripik pedas dengan varian level 1-5 dan dia pasarkan secara keliling. Perlahan namun pasti, usaha keripik pedas tersebut mulai dikenal masyarakat luas dan menjadi camilan spesial yang wajib dimiliki. Melihat eksistensi kerupuk tersebut mulai meluas, Reza menambah varian hingga level 10 dan meningkatkan produksi hariannya menjadi 2000 bungkus setiap harinya.

Di awal eksistensi keripik Maicih tersebut, Reza menjual secara online dengan dibantu beberapa reseller. alhasil baru berjalan beberapa bulan saja, pria asal Bandung tersebut meraih omzet yang menggiurkan yakni hingga Rp 900 juta per bulan dengan target dalam satu hari bisa mendapatkan Rp 30 juta. Kunci kesuksesan bisnis Reza ini terletak dari cara berjualannya dengan tidak membuka toko seperti kebanyakan penjual saat ini sehingga produknya menjadi eksklusif. melalui sosial media twitter, para reseller keripik tersebut memberikan info seputar lokasi penjualan setiap harinya. Dengan cara pemasaran tersebut terbukti berhasil membuat nama Maicih menjadi trending di dunia maya. belum genap setahun saja omzet keripik pedas tersebut mencapai angka Rp 7 miliar perbulan.

Lamborgini menjadi Kesuksesannya


Kesuksesan bisnis keripik pedas Maicih tersebut membuat Reza menjadi entrepreneur muda dengan segudang harta. meskipun sibuk berbisnis, dia sama seperti pemuda lainnya yang memiliki hobi otomotif. dari hasil bisnis tersebut Reza memutuskan untuk membeli super car Lamborghini dengan harga yang mencapai belasan miliar. dia sempat mendapat julukan sebagai pemiliki Lamborghini termuda.

Di akun instagram @axl29 milikinya terpampang foto Lamborghini kebanggaannya dengan plat B 29 AXL. Reza ternyata juga dikenal sebagai ketua dari salah satu komunitas pecinta super car di indonesia. tak hanya berhenti disitu saja, pada tahun 2012 Reza membeli rumah dengan harga Rp 2,5 miliar di daerah bandng. rumah tersebut dijadikan rumah kediamannya serta menjadi tempat produksi Maicih Inti Sinergi. sukses di bisnis keripik tak membuatnya berhenti disitu saja, dia mulai membuat bisnis property dengan membentuk PT SLP (Sinergy Land Property dengan anggota 4 orang. Bisnis property tersebut berjalan dengan baik, dia memulai investasi sebesar Rp 3,2 Miliar untuk membuat rumah sebanyak 29 unit dengan alahan seluas 4000 meter persegi dengan harga jual Rp 300 jutaan.

Bergabung jadi penulis

Bergabung bersama kami,tulis artikel,Share artikel anda,dapatkan penghasilannya

Buat Artikel