Tantangan Dalam Dunia Desain Grafis
Menyoal bagaimana tantangan kedepan bagi seorang desainer grafis

Masyarakat luas mungkin masih awam terhadap padangannya mengenai desain grafis, padahal desain grafis sendiri merupakan contoh nyata kemajuan zaman dalam era globalisasi. Pengertian mengenai desain grafis. Jonathan Sarwono dan Hary Lubis (2007: 1) mengatakan, “Pada awalnya istilah design dan designing mengandung pengertian yang terbataspada aktivitas para arsitek, ahli teknik dan para perancang bidang lain yang menghasilkan gambar yang diperlukan dalam rangka pelaksanaan pembuatan sebuah barang (karya desain).” Pengertian desain grafis sendiri menurut penulis adalah sebuah ide dan seni komunikasi yang berbentuk informasi yang kemudian dituangkan dalam berbagai macam unsur seperti objek gambar, tulisan dan harmoni warna yang diterapkan dengan tujuan sebagai visualisasinya. Disini penulis akan membahas mengenai apa saja tantangan yang harus dihadapi oleh seorang desainer grafis.

Pada dasarnya desain grafis tidak lain tidak bukan adalah sebuah terapan solusi untuk masyarakat dalam dunia percetakan, yang notabene masyarakat sangat butuh jasa percetakan dalam segala keperluannya. Masyarakatpun perlu belajar dan menghargai jasa desainer grafis yang saat ini dalam pemikiran orang awam adalah pekerjaan yang mudah dan tak jarang pekerjaan ini disepelekan oleh orang awam tersebut. Pekerjaan yang sebetulnya tidak mudah ini seakan-akan sedikit membuat frustasi seorang desainer grafis dalam menanggapi komentar dari orang awam itu. Tidak sedikit desainer grafis yang merasa terhina ketika jasa atau karya desainnya tersebut hanya berujung cuma-cuma dalam artian banyak orang yang meminta gratis karya desainer grafis ini, sungguh tragis melihat pandangan masyarakat yang awam mengenai desain grafis. Khususnya di negara Indonesia yang tak lain dan tak bukan adalah negara kita sendiri yang tidak ataupun jarang untuk mau menghargai sebuah karya/ide yang sudah diperas dari kreatifitas seorang desainer ini, karena pada dasarnya sebuah ide merupakan hal yang mutlak untuk dihargai, dan berhak mendapat sebuah apresiasi yang pantas. 

Orang awam senantiasa mempunyai jalan pikir bahwa desain grafis adalah desain yang dibuat secara digital yang diproduksi melalui teknologi atau biasa disebut sebuah software yang muncul pemikiran bahwa semuanya dibuat secara praktis dan hemat tenaga serta pikiran, padahal semua pandangan itu tidaklah mutlak benar, proses menuangkan sebuah ide dan pemikiran kreatif ini merupakan nilai utama pekerjaan sebagai desainer grafis. Karya-karya desainer grafis menurut penulis dapat dikategorikan dalam kompetensinya, seperti karya desain untuk promosi ataupun bisnis yang lebih mengarah ke visualitatif dan karya desain seni illustrasi yang lebih kearah seni terapan. Penerapan desain grafis juga dapat diberlakukan sebagai media pembelajaran siswa, dalam jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan diajarkan bahwa kita sebagai ahli teknologi pendidikan harus mampu memanfaatkan segala kemajuan teknologi dan perkembangannya untuk dijadikan pedoman maupun bahan untuk mengembangkan media pembelajaran peserta didik. 

Kemajuan di bidang digital sangat dipantau oleh ahli teknologi pendidikan, penulis mengambil contoh kemajuan desain grafis dalam pemanfaatannya di bidang media pembelajaran. Keuntungan dari pemanfaatan desain grafis di bidang pembelajaran ini memberikan solusi bagaimana cara agar pembelajaran berlangsung menarik perhatian peserta didik dan juga semakin banyaknya inovasi-inovasi pendidik dalam memaparkan teori-teori dan juga materi-materi bahan ajar yang sekiranya kurang menarik peserta didik menjadi terkesan menarik bagi siswa ketika melihat desain yang unik, visualitatif, dan informasi cepat tersampaikan. Seperti pendapat ahli desain grafis sebagai berikut: Media pembelajaran yang mengaplikasikan media grafis utamanya adalah untuk media cetak tetapi dengan kemajuan teknologi dalam penerapannya dapat diaplikasikan ke media elektronik (film, televisi, maupun komputer) dan dalam bentuk yang tidak hanya dua dimensi saja. (Solihin, Ahmad, 2015, Media Pembelajaran Yang Unggul Dengan Grafis)

Seorang desainer grafis sendiri harus mengikuti perkembangan apa saja yang akan menjadi ilmu baru yang mana juga kreasi atapun ide yang akan disajikan oleh seorang desainer menjadi sebuah karya yang murni tanpa sebuah ciri-ciri plagiat karya. Seperti pada ulasan mengenai up to date di dalam dunia desain: Dunia desain, tertutama desain visual di dunia periklanan dan media tentunya berubah dengan sangat cepat. Sangat penting untuk mengikuti tren dan juga perkembangan dalam industri apabila anda ingin memiliki karir yang panjang dan sejahtera dalam bidang desain grafis. (Jurnal Web, 2015, 4 Modal Dasar Menjadi Desainer Grafis). 

Membangun mental menjadi seorang desainer grafis adalah menjadi kewajiban tersendiri dalam menghadapi berbagai macam respon dari khalayak masyarakat umum, akan tetapi banyak pula desainer grafis yang merasa lemah mental ketika seorang pelanggan desain yang meminta berbagai macam revisi pada desain yang dipesannya, ini yang masih menjadi permasalahan utama mengapa seorang desainer grafis seringkali mengeluh. Membangun mental secara konstruktivisme mulai dari awal-awal ketika kita membuka usaha desain, kita perlu memahami kemauan pelanggan seperti apa dan juga mencoba mengerti akan revisi-revisi yang berlanjut ini sebagai bahan evaluasi diri agar diri kita semakin kreatif dalam membuat sebuah desain. Pada mulanya kita juga merasa minder kepada desainer grafis lain yang mana menurut pandangan kita mereka sudah sangat profesional dalam menjalani kehidupan di dunia desain grafis.

Maka hal yang perlu kita pelajari sebagai desainer grafis yaitu perlu banyak belajar mengerti bagaimana membaca tren yang sedang berlaku di masyarakat umum, selalu mengembangkan inovasi kreatif dalam penerapan ide ke bidang digital ini, dan juga selalu mencoba memahami apa kemauan pelanggan ketika memesan sebuah desain sesuai dengan kemauan dan kepuasan pelanggan. Tantangan-tantangan sebagai seorang desainer grafis akan selalu bermunculan secara emosional dan bahkan menjadi bumbu tersendiri dalam dunia desain grafis. Tetaplah menjadi kreatif, karena kreatif adalah sebuah anugerah yang menjadi keunikan tersendiri dan juga menjadi ciri khas dari diri kita sebagai manusia yang berbeda dengan sesama makhluk ciptaan-Nya.

Artikel ini di tulis oleh Ardhiansyah kamu juga bisa menulis karyamu di vebma,dibaca jutaan pengunjung,dan bisa menghasilkan juta rupiah setiap bulannya, Daftar Sekarang
Loading...
loading...

Artikel Terkait

close