close
Bahaya minum teh hijau secara berlebih
Bahaya teh hijau juka di minum secara berlebih.

Bahaya Teh hijau Pernahkah anda pikir bahwa segala sesuatu yang berlebihan itu akan dapat mendatangkan kerugian? Segala sesuatu dianggap baik apabila dilakukan sesuai pada kadar dan takarannya. Begitu juga suplemen, apabila dikonsumsi dengan dosis yang tepat maka akan membawa manfaat, bagitu pula pada Teh Hijau, yang sudah menjadi popular dengan khasiatnya yang dapat membantu diet dan memberikan kesehatan pada tubuh.

Apakah mengkonsumsi teh hijau dapat menimbulkan efek samping terhadap konsumennya?? Ya, kafein merupakan masalah yang mungkin dapat ditimbulkan apabila anda mengkonsumsi teh hijau terlalu barlebih.

Walaupun kopi memiliki persentase lebih tinggi terhadap kafein dari pada teh, tetapi teh hijau sangat amat rawan dalam menimbulkan efek samping yang tidak menyenangkan. Efek samping yang paling umum akibat terlalu banyak kafein antara lain, denyut jantung semakin cepat, sering muntah dan diare, mudah gelisah serta mudah tersinggung untuk beberapa orang tertentu. Selain overload kafein, ada beberapa efek samping lain dari terlalu banyak minum teh.

Selain kafein, tannin yang ada pada teh hijau dapat menyebabkan masalah pencernaan. Tannin adalah zat, pahit polyphenol tanaman yang cukup baik dan cepat mengikat atau mengecilkan protein. Zat dari tannin menyebabkan perasaan kering pada mulut dengan konsumsi anggur merah, teh pekat, atau buah yang tidak tumbuh (Wikipedia). Tannin dapat mengganggu selaput perut, sehingga dapat menyebabkan rasa mual. Terutama iritasi dimana biasanya disebabkan karena seduhan teh yang terlalu lama, menyeduh teh lebih dari 3 menit dapat merusak rasa, sehingga rasanya akan sangat pahit dan cenderung sekali menyebabkan gangguan perut.

Dianjurkan juga pada wanita untuk tidak mengkonsumsi berleih teh hijau selama kehamilan, tidak hanya karena kafein tersebut, tetapi juga ada resiko seperti cacat tabung saraf pada bayi. Epigallocatechin gallate (EGCG), antioksidan dalam teh hijau, merupakan dugaan terhadap penyumbang cacat tersebut. Sebagai tindakan pencegahan, disarankan agar menghindari minuman yang mengandung kafein, termasuk teh selama kehamilan.

Teh memiliki efek penipisan pada darah sehingga dokter sering menyarankan pada pasiennya untuk menghindarinya, apabila pasien mereka mengambil obat pengencer darah atau karena menjalani operasi karena membantu mencegah pembekuan darah.

Tetapi tidak perlu takut, sebab bila anda tidak berlebihan dalam mengkonsumsi teh hijau, maka hal tersebut masih tetap aman untuk dikonsumsi.

Teh hijau sudah lama dikenal sebagai pengganti minuman seperti kopi dll, yang lebih sehat karena rendah kandungan kafein dan mengandung antioksidan alami yang sangat kuat yang disebut dengan polifenol. Antioksidan jenis ini tidak hanya membantu menyehatkan tubuh, kulit, dan rambut, tetapi juga membantu menghambat pertumbuhan sel kanker.
Advertisement

Teh hijau juga merupakan pilihan yang sehat karena cara itu diproses . Teh hijau berasal dari daun tanaman Camellia sinensis yang hanya dikukus, sehingga mencegah hilangnya kandungan katekin. Sedangkan teh hitam atau teh oolong dibuat dari daun yang difermentasi, sehingga menyebabkan hilangnya senyawa anti oksidan.

Teh hijau kini sudah sangat populer di seluruh dunia, berbagai makanan, minuman, suplemen makanan kesehatan serta kosmetik sekarang banyak dibuat dari ekstrak teh hijau. Beberapa penelitian ilmiah di seluruh dunia telah menemukan bahwa mengkonsumsi teh hijau secara teratur lebih rendah memiliki resiko menderita sakit jantung dan bahkan kanker. Dibandingkan dengan teh biasa, teh hijau memiliki lebih sedikit kafein.Selain itu teh hijau lebih tinggi mengandung flavonoid (fitokimia yang ditemukan dalam produk tanaman) yang memiliki sifat antioksidatif dan anti karsinogenik.

Jika Anda sedang mengonsumsi obat atau berada dalam pengawasan medis, hindari mengonsumsi teh hijau. Sebab teh hijau ini akan memiliki cara kerja yang berbeda pada tubuh jika Anda sedang mengonsumsi antibiotik atau obat penguat hormon. Akibatnya kesehatan ginjal Anda dapat terganggu. Meskipun terdapat banyak mengandung zat antioksidan di dalamnya, namun mengonsumsi teh hijau secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan sekresi hormon oleh kelenjar dalam tubuh. Sebaiknya Anda minum teh hijau jangan lebih dari 2-3 cangkir dalam sehari.

Tingginya kandungan kafein di dalam teh hijau patut untuk Anda waspadai. Jika terlalu banyak mengonsumsi kafein dapat mengganggu fungsi normal mental Anda yang mengarah pada kecemasan atau perubahan suasana hati yang tidak biasa. Zat tanin yang ada di dalam teh hijau merangsang lambung untuk mengeluarkan lebih banyak asam. Walaupun efek ini tidak terlalu serius, namun minum teh hijau bisa berbahaya bagi mereka yang memiliki masalah dengan asam lambung.

Selain itu, tanin juga terkadang mampu mempengaruhi kemampuan darah untuk menyerap nutrisi penting. Hal ini terutama terjadi pada penyerapan zat besi oleh darah. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi teh hijau secara berlebihan, mengakibatkan penurunan penyerapan zat besi sebanyak 20%-25%. Wanita hamil tidak dianjurkan mengonsumsi teh hijau. Sebab lagi-lagi, kandungan kafein yang tinggi di dalam teh hijau mampu merugikan kemampuan otak janin untuk berkembang.

Oleh sebab itu, sebaiknya Anda tak lebih dari 2 cangkir ketika minum teh hijau jika tak ingin merasakan dampak negatifnya.

Sakit perut

Tanin dalam teh hijau dapat meningkatkan keasaman di lambung, sehingga menyebabkan sakit perut, mual dan sembelit. Dengan demikian, minum teh hijau saat perut kosong harus dihindari.

Sakit kepala

Menurut sebuah penelitian, kandungan kafein dalam teh hijau salah satu penyebab sakit kepala kronis. Karena itu, penderita migrain dan vertigo sebaiknya tidak mengkonsumsi teh hijau.

Diare

Diare ialah efek samping lain dari minum teh hijau secara berlebihan. Efek pencahar kafein merangsang otot-otot usus berkontraksi. Pada akhirnya proses ini dapat mengakibatkan sistem tubuh mengeluarkan kotoran, namun sering terjadi diare.

Anemia

Jika terlalu banyak minum teh hijau, dalam hal ini 2 cangkir lebih sehari, dapat berbahaya karena dapat mengurangi penyerapan zat besi dari makanan. Untuk menghindari hal ini, sebaiknya teh hijau diminum dengan lemon atau buah lain yang kaya vitamin C.

Masalah tidur

Seperti kopi, ternyata teh hijau juga mengandung kafein yang dapat menyebabkan Anda susah tidur jika anda meminumnya lebih dari 2 cangkir sehari. Kafein meningkatkan produksi adrenalin di otak, sehingga membuat Anda terus terjaga atau susah tidur.

Detak jantung tak beraturan

Kafein dalam teh hijau juga bisa menyebabkan detak jantung berdetak tak beraturan. Karena, kafein dalam teh hijau dapat merangsang otot-otot jantung berkontraksi saat andaistirahat.

Jadi jika anda tetap ingin mengkonsumsi teh hijau, konsumsilah secara terkontrol jangan mengkonsumsi teh hijau secara berlebihan jaka anda tidak ingin merasakan akibat-akibat yang akan ditimbulakan oleh teh hijau.

Artikel ini di tulis oleh Neng Ta kamu juga bisa menulis karyamu di vebma,dibaca jutaan pengunjung,dan bisa menghasilkan juta rupiah setiap bulannya, Daftar Sekarang
Loading...

Artikel Terkait