Power Nap, Pentingnya Tidur 20 Menit di Sela-Sela Jam Kerja

13-10-2016 (1 month ago)

Tidur siang di jam kerja biasanya merupakan hal terlarang bagi karyawan. Akan tetapi, rasa kantuk adalah sinyal tubuh bahwa otak butuh istirahat.

Mengantuk di siang hari adalah hal yang wajar. Apalagi jika di tengah-tengah kegiatan yang padat dan belum ada jeda untuk beristirahat. Rasa kantuk di siang hari ini rupanya merupakan sinyal bagi tubuh untuk otak agar beristirahat. Meskipun hanya beberapa menit, ternyata tidur siang sejenak saat jam kerja ini sangat baik untuk kesehatan dan produktivitas kerja. Tidur siang yang hanya butuh 15–20 menit disebut dengan power nap.

Hasil Penelitian Tentang Power Nap

Tidur dengan durasi yang kurang dari 30 menit ini dianggap mampu mengembalikan kesadaran, meningkatkan performa, dan kemampuan belajar. Menurut Sara C. Mednick, penulis buku Take A Nap! Change Your Life! dari Universitas California, menyatakan bahwa tidur siang dalam waktu 15 sampai 20 menit akan  dapat mengatur ulang sistem kinerja otak dan meningkatkan kinerja motorik.

Sumber: npr.org

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidur sejenak selama 20 menit dapat meningkatkan daya ingat. Sedangkan tidur dalam rentang waktu 30–60 menit dapat meningkatkan keterampilan pengambilan keputusan, seperti menghafal kosakata atau mengingat arah. Dengan istirahat dalam kondisi REM (Rapid Eye Movement), yang biasa terjadi pada menit ke-30 hingga 90, dapat meningkatkan koneksi baru pada otak dan meningkatkan kemampuan penyelesaian masalah lebih kreatif.

Tidur Siang atau Kopi?

Dalam penelitian yang dilakukan Mednick, tidur siang jauh lebih baik dibandingkan minum kopi. Karena kafein dalam kopi dapat menurunkan kemampuan daya ingat seseorang. Dalam bukunya, ia menuliskan bahwa terlalu banyak mengkonsumsi kafein membuat matanya semakin lelah.

Penelitian yang dilakukan oleh banyak ahli menunjukkan bahwa kafein memblokir konsolidasi memori jangka panjang yang berpengaruh pada neurotransmitter di dalam hippocampus. Artinya, kopi tidak memberikan pengaruh terhadap peningkatan memori dalam otak. Penelitian yang dilakukan Mednick pada secangkir kopi dengan tidur siang selama 60–90 menit menunjukkan, bahwa tidur siang dapat meningkatkan memori sedangkan kafein tidak mempengaruhi memori.

Tidur Siang Cukup 20 Menit

Tidur siang dengan maksimal 20 menit ternyata memberikan efek yang berbeda dengan ketika tidur lebih dari 30 menit. Power Nap yang umumnya hanya membutuhkan waktu 15–20 menit saja dapat memberikan relaksasi bagi tubuh dan otak yang dapat menurunkan hormon stress. Tidur selama 20 menit dapat membantu mengumpulkan energy untuk memperbaiki neuron-neuron otak sehingga bekerja lebih efektif.

Sumber: http://livelovefruit.com/

Sedangkan tidur lebih dari 30 menit akan membawa tubuh ke dalam fase tidur yang lebih lelap. Akibat buruknya jika terbangun di ruang kerja yang tidak tenang akan membuat mood semakin buruk, badan lesu dan kepala pusing. Oleh karena itu, jika akan melakukan power nap pilihlah tempat yang tenang seperti perpustakaan. Suasana ruangan gelap lebih baik dan membuat tidur lebih lelap. Pasang alarm agar waktu tidur tidak kebablasan.

Bergabung jadi penulis

Bergabung bersama kami,tulis artikel,Share artikel anda,dapatkan penghasilannya

Buat Artikel