30 Tempat Wisata Paling Populer Di Yogyakarta
Yogyakarta sebagai ibu kota dari Jawa Tengah memang sangat banyak diminati wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegara, obyek-obyek wisatanya yang kental dengan unsur budaya Jawa membawa daya tarik sendiri tentunya. Di bawah ini beberapa obyek wisata di Yogyakarta yang bisa anda kunjungi.

1. Gua Jomblang (Semanu, Gunungkidul, Yogyakarta)

Gua Jomblang adalah gua vertikal dengan hutan purba yang lebat di bawahnya. Sebuah gang 300 meter dengan ornamen alamnya yang indah akan membawa Anda ke tepi Gua Grubug (Gua Grubug), tempat Anda bisa melihat cahaya dari surga.


2. Gereja Ganjuran (Desa Sumbermulyo, Bambanglipuro, Bantul, Yogyakarta)

Gereja Ganjuran yang dibangun pada tahun 1927 bukan hanya tempat untuk direnungkan, namun juga menawarkan kesempatan untuk melihat Yesus global dalam penampilan lokal, mengenakan pakaian Jawa bernama surjan sambil mendengarkan gamelan.


3. Candi Prambanan (Jalan Raya Jogja - Solo Km 16, Prambanan, Sleman, Yogyakarta)

Candi Prambanan adalah bangunan yang sangat indah yang dibangun pada abad kesepuluh pada masa pemerintahan dua raja yaitu Rakai Pikatan dan Rakai Balitung. Melonjak hingga 47 meter (5 meter lebih tinggi dari candi Borobudur), fondasi candi ini telah memenuhi keinginan sang pendiri untuk menunjukkan kemenangan Hindu di Pulau Jawa. Candi ini terletak 17 kilometer dari pusat kota, di antara area yang sekarang berfungsi sebagai taman yang indah.


4. Taman Sari (Jl. Taman, Kraton, Yogyakarta)

Suara air percikan, keindahan arsitektur kuno, dan pemandangan indahnya membuat Taman Sari menjadi sangat mempesona. Lorong dan bangunannya membuat Taman Sari memiliki banyak rahasia untuk diungkap.


5. Pantai Wediombo (Jepitu, Girisubo, Gunungkidul, Yogyakarta)

Memancing di puncak bukit karang untuk mendapatkan ikan besar pastinya wisata luar biasa. Di Pantai Wediombo, Anda bisa mendapatkan tidak hanya pengalaman seperti itu tapi Anda bisa mencoba makan ikan Panjo dan melihat upacara Ngalangi.


6. Sendang Sono (Desa Banjaroya, Kalibawang, Kulonprogo, Yogyakarta)

Sendang Sono adalah tempat dengan begitu banyak cerita, kenangan dan ketenangan. Di sini, anda bisa berkunjung ke makam Pak Sarikromo, menikmati arsitektur pemenang AGA Khan Awards dan mengirim surat kepada Tuhan di depan Gua Maria.


7. Air Terjun Sri Gethuk (Playen, Gunungkidul, Yogyakarta)

Terletak di antara sungai Oya yang dikelilingi oleh lahan sawah hijau, air terjun Sri Gethuk jatuh tanpa dipengaruhi oleh cuaca. Suara yang menggelegar sepertinya membuat kesunyian di Gunungkidul yang terkenal sebagai daerah kering.


8. Candi Sambisari (Kalasan, Sleman, Yogyakarta)

Candi Sambisari diprediksi dibangun antara 812 - 838 Masehi, mungkin di bawah pemerintahan Rakai Garung. Kompleks candi terdiri dari 1 candi utama dan 3 candi penunjang. Ada 2 pagar yang mengelilingi kompleks candi, di pagar benar-benar direkonstruksi, sementara yang satunya hanya sedikit di sisi timur candi. Masih berfungsi sebagai perbatasan, ada 8 stand phalluses yang terdistribusi di setiap titik arah.


9. Sosrowijayan (200 meter ke selatan dari stasiun kereta api Tugu)

Sosrowijayan adalah kampung wisata kedua yang terkenal setelah Prawirotaman. Terletak di pusat kota Yogyakarta, kampung ini menawarkan penginapan dan hotel dengan harga terjangkau dan fasilitas menarik lainnya dari bangunan hotel tua hingga kursus batik.


10. Pantai Pok Tunggal (Tepus, Gunungkidul, Yogyakarta)

Perjalanan ke Pantai Pok Tunggal tidak dapat diprediksi. Awalnya ditawari jalan yang sulit, maka itu mengarah pada surga tersembunyi yang memikat dan menantang nyali. Sebuah pohon yang ikonik membuat pantai ini lebih indah.


11. Masjid Kotagede (Jl. Watu Gilang, Kotagede, Yogyakarta)

Masjid Kotagede yang lebih tua dari Masjid Agung Kauman memiliki platform speaker unik yang diukir dengan indah, drum seratus tahun, dan dinding semen yang disemen dengan gula.


12. Kalibiru (Kalibiru, Hargowilis, Kokap, Kulon Progo, Yogyakarta)

Waktu yang tepat untuk berkunjung ke Kalibiru adalah pada siang hari, saat matahari menunjukkan keramahan yang lebih dan membuat lebih melankolis ke atmosfer sekitarnya. Di sekitar kawasan itu, ada pohon pinus yang tumbuh persis di pinggir tebing. Inilah tempat yang tepat dari mana kita bisa leluasa menikmati pemandangan menawan pegunungan Menoreh.


13. Candi Plaosan (Dukuh Plaosan, Desa Bugisan, Prambanan, Jawa Tengah)

Candi Plaosan yang dibangun oleh Rakai Pikatan memiliki beberapa keunikan dibandingkan dengan candi lainnya, yaitu candi utama kembar dan teras dengan permukaan halus. Di candi ini, ada tokoh Vajrapani, Amitbha, dan Prajnaparamitha.


14. Taman Pelangi (Monumen Jogja Kembali, Jl. Lingkar Utara, Yogyakarta)

Taman Pelangi adalah nama yang diberikan ke taman hiburan, yang terletak di halaman Monumen Jogja Kembali. Dirancang untuk mengelilingi taman, banyak lampion dalam berbagai bentuk dan warna dipasang untuk menghiasi halaman. Taman ini memiliki dua gerbang masuk - barat dan gerbang timur.


15. Pantai Indrayanti (Tepus, Gunungkidul, Yogyakarta)

Selain menawarkan pesona pantai berpasir putih dengan air laut jernih, Indrayanti juga menawarkan sensasi makan malam romantis berbintang di restoran yang terletak di tepi pantai.


16. Pabrik Gula Madukismo (Desa Padokan, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul, Yogyakarta)

Mengunjungi Pabrik Gula Madukismo, anda akan merasakan nuansa era industri awal. Sebuah bangunan tua dan besar dengan halaman yang luas, mesin-mesin tua dan jalur kereta api yang digunakan untuk flatcar untuk mengangkut tebu akan menyambut anda dan menekankan kesan seperti itu. Pabrik ini menawarkan kenikmatan wisata yang berbeda dari yang lain.


17. Gua Pindul (Karangmojo, Gunung Kidul, Yogyakarta)

Rasakan sensasi sebuah petualangan di sungai di dalam gua menggunakan lifebelt. Saat melewati lembah gelap di gua dengan stalagtit dan stalagmit, Anda juga akan memiliki cerita tentang perjalanan Joko Singlulung mencari ayahnya.


18. Candi Ijo (Bukit Ijo, Desa Sambirejo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta)

Candi Ijo dibangun sekitar abad kesembilan di sebuah bukit bernama Green Hill yang tingginya 410 meter di atas permukaan laut. Karena ketinggian ini, kita bisa menikmati tidak hanya candi tapi juga pemandangan alam di bawah seperti teras lahan pertanian dengan lereng terjal. Meski bukan daerah subur ini, pemandangan alam sekitar pura sangat indah untuk dinikmati.


19. Prawirotaman (Lima kilometer dari pusat kota Yogyakarta)

Memasuki daerah Prawirotaman, Anda akan disambut dengan nuansa kampung di sebuah pusat kota dengan kendaraan melewati ke sana kemari dan sambutan hangat oleh penduduk setempat yang kebanyakan dari mereka setidaknya berbahasa Inggris. Sebuah rantai hotel dengan arsitektur yang unik, mulai dari Jawa klasik sampai desain modern, tersedia.


20. Pantai Drini (Tepus, Gunungkidul, Yogyakarta)

Pantai Drini adalah salah satu pantai khusus di sepanjang garis pantai Gunungkidul karena memiliki sebuah pulau kecil mengapung, membagi pantai menjadi dua bagian. Dipercaya bahwa pulau ini memiliki banyak pohon santium (Pemphis acidula), atau dikenal oleh penduduk setempat sebagai drini. Itulah sebabnya pantai dan pulau itu dinamai sesuai pohon. Saat lautan surut, kita bisa pergi ke pulau. Anda tidak perlu menjadi pendaki untuk menjelajahi terumbu karang karena telah ada tangga beton yang dibangun untuk membantu Anda mencapai puncak terumbu karang.


21. Kotabaru (Timur laut Malioboro, daerah sebelah timur Sungai Code)

Anda akan merasakan kesan khas begitu memasuki area ini. Desain kawasan itu ditetapkan mengikuti pola radial sebagai kota biasa di Belanda. Hal ini berbeda dengan daerah lain di Yogyakarta yang sebagian besar di antaranya mengikuti titik kompas berikut. Pohon-pohon besar, tanaman bunga dan buah-buahan di daerah ini menandakan bahwa Kotabaru dirancang sebagai kota taman, dilengkapi dengan jalan-jalan lebar jalan raya.


22. Gua Rancang Kencono (Playen, Gunungkidul, Yogyakarta)

Rancang Kencono adalah gua yang menyimpan cerita dari masa pra sejarah hingga perjuangan masyarakat Mataram. Pohon klumpit raksasa telah menjadi saksi setiap cerita yang terjadi di sana.


23. Candi Tara (Jl. Jogja-Solo km 13, Kalasan, Yogyakarta)

Candi Tara adalah candi Budha tertua di Yogyakarta yang dibangun oleh Rakai Panangkaran, raja dinasti Syailendra yang juga mengkonseptualisasikan pembangunan Candi Borobudur.


24. Tugu Jogja (Pusat persimpangan jalan antara Mangkubumi, Soedirman, A.M. Jalan Sangaji dan Diponegoro)

Tugu Jogja dibangun sekitar satu tahun setelah pembangunan Kerajaan Yogyakarta. Pada awal pembangunannya, ia dengan jelas menggambarkan falsafah kesatuan makhluk Tuhan yang berarti semangat kebersamaan umat awam dan otoritas untuk memerangi penjajah. Dalam istilah Jawa, semangat kebersamaan disebut golong gilig yang digambarkan dengan jelas dalam pembangunan monumen: tiangnya berbentuk gilig (silinder) dan bagian atasnya adalah golong (bulat). Tugu ini dikenal sebagai Tugu Golong-Gilig.


25. Pantai Jogan (Tepus, Gunungkidul, Yogyakarta)

Air terjun yang berdiri di tepi pantai jarang ditemukan di Indonesia, bahkan di dunia. Tersembunyi di balik perbukitan karst, Gunungkidul-di Selatan Yogyakarta-ternyata menyimpan air terjun yang jatuh langsung ke laut.


26. Gua Maria Tritis (Paliyan, Gunungkidul, Yogyakarta)

Gua Maria Tritis menjadi salah satu gua alam di garis perbukitan karst di Gunungkidul yang ternyata menjadi tempat suci umat Katolik untuk beribadah. Nama tritis diambil dari bahasa Jawa, tumaritis yang berarti air jatuh.


27. Gunung Merapi

Gunung Merapi, yang terletak dalam garis lurus yang juga menghubungkan Keraton Yogyakarta dan Samudra Hindia, memegang peranan penting dalam masyarakat Jawa. Ketiga tempat itu diyakini sebagai trinitas kosmologis; Semuanya saling terkait satu sama lain. Merapi diyakini melambangkan api, Samudera Hindia untuk melambangkan air, sementara Istana merupakan keseimbangan antara keduanya.


28. Candi Borobudur (Borobudur, Magelang, Jawa Tengah)

Candi Borobudur adalah monumen Budha yang paling megah dan kompleks stupa terbesar di dunia yang diakui oleh UNESCO. Candi Borobudur secara keseluruhan menjadi galeri mahakarya pemahat batu.


29. Pantai Parangtritis (Jl. Parangtritis km 28, Yogyakarta)

Parangtritis adalah tempat wisata terbaik untuk menikmati sunset sambil bersenang-senang menaklukkan gundukan pasir dengan ATV (All-terrain Vehicle) atau berjalan-jalan di sepanjang pantai dengan kereta di malam romantis.


30. Puncak Suroloyo (Desa Gerbosari, Samigaluh, Kulon Progo, Yogyakarta)

Puncak Suroloyo adalah puncak tertinggi pegunungan Menoreh. Dari ketinggian 1.019 m dpl, kita bisa teleskop Candi Borobudur yang terlihat sangat kecil dikelilingi oleh 4 "bentengnya": Gunung Sindoro, Sumbing, Merbabu, dan Merapi.

 

Loading...
Loading...
Artikel ini di tulis oleh Madeline Romanov kamu juga bisa menulis karyamu di vebma,dibaca jutaan pengunjung,dan bisa menghasilkan juta rupiah setiap bulannya, Daftar Sekarang

Artikel Terkait