close
Inilah 5 Alasan Drone Yang Kini Menjadi Sasaran Hacker
Bahkan kabarnya hacker yang ‘merasuki’ drone bisa mengendalikannya dari jarak jauh

Traveling bawa drone kini semakin populer di kalangan pecinta petualangan. Tujuannya supaya bisa mengabadikan keindahan alam destinasi wisatanya dari sudut langit. Sudah bukan rahasia lagi kalau foto pemandangan dari atas dengan menggunakan drone bakal memberikan lebih banyak ‘Like.’ Pasalnya, lekukan-lekukan alam terpampang nyata, lebih indah ketimbang dilihat dari darat.

Selain itu, berbagi video drone kini menjadi salah satu gaya hidup generasi masa kini. Begitu selesai rekam, olah hasil videonya agar layak dibagikan kepada semua pengguna media sosial. Tak heran kalau penggemar drone rela berlama-lama di depan komputer demi menghasilkan video yang bisa menjadi viral.

Bicara tentang drone, pesawat tanpa awak ini ternyata belakangan juga menjadi sasaran para peretas. Bahkan kabarnya hacker yang ‘merasuki’ drone bisa mengendalikannya dari jarak jauh.

Lalu, bagaimana drone bisa jadi sasaran hacker?

1 Ada Celah pada Aplikasi

Kadiv Humas Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI), Muhammad Akbar Marwan berpendapat bahwa hacker punya tujuan agar drone bisa dikendalikan tanpa batas, termasuk batas ketinggian penerbangan gadget ini.

2 Celah yang Mudah

Menurut Akbar, meskipun produsen drone (dalam hal ini DJI) sudah merilis pembaharuan firmware demi mengatasi masalah tersebut, tapi hacker juga tak kalah pintar. Mereka terus mengembangkan pengetahuannya untuk bisa menembus celah software yang dimiliki oleh drone tersebut.

Celah tersebut ditemukan pada aplikasi DJI Assistant 2, di mana kode debug pengembangannya terdapat kesalahan yang bisa di-hack oleh para peretas. Caranya cukup simple, yaitu dengan menambahkan satu baris kalimat pada file dan mengubah flag debug dari ‘false’ ke ‘true.’

3 Pemilik Drone Terlalu Ambisius

Pemilik hacker ternyata banyak yang belum dewasa. Demi kepuasan pribadi, mereka rela mengorbankan kesenangan para pecinta drone di seluruh dunia. Aplikasi bawaan drone selalu dilengkapi dengan batasan agar perangkat itu terbang sesuai dengan ketinggian yang ditentukan. Mereka yang tidak puas dengan hal tersebut kemudian meretas sistem agar drone bisa terbang lebih tinggi, bahkan sampai melanggar wilayah penerbangan.

4 Terburu-Buru Update

Salah satu faktor maraknya peretasan drone ini adalah karena para pemilik terlalu ambisius untuk memiliki software terbaru bagi perangkat terbang mereka. Alhasil, patch yang tidak jelas pun diunduh juga padahal ada malware yang disuntikkan hacker.

“Pengguna DJI Drone diharapkan tidak sembarangan melakukan patch dari sumber yang tidak terpercaya, karena justru dapat menjadi masalah di kemudian hari. Misalnya, ada patch yang justru memberikan seperti countdown pada tanggal tertentu drone tersebut akan shutdown atau tidak bisa digunakan,” jelas Akbar.

5 Cari Sensasi

Siapa yang tak ingin dikenal? Semua orang pasti ingin populer. Hanya saja ada oknum manusia yang menginginkan ketenaran tanpa melalui jalur yang benar kemudian mencari sensasi dengan cara merekam foto atau video drone yang sedang terbang tinggi.

Jadilah pengguna drone yang bijak. Bermainlah sesuai aturan agar kenikmatan bermain gadget ini tak hanya dimiliki kamu saja, tapi juga orang-orang yang ada di sekitar Sahabat Vebma.

Artikel ini di tulis oleh Fajar Simoongkek kamu juga bisa menulis karyamu di vebma,dibaca jutaan pengunjung,dan bisa menghasilkan juta rupiah setiap bulannya, Daftar Sekarang
Loading...

Artikel Terkait