close
10 Kebiasaan Orang Paling Bahagia Di Dunia
Kebiasan orang yang merasa paling bahagia di dunia ini sebenarnya cukup sederhana, bahkan kita bisa menirunya dan menjadikannya kebiasaan agar kehidupan kita jauh lebih bahagia.

Martin Seligman, bapak psikologi positif memberikan teorinya bahwa 50 persen kebahagian ditentukan oleh genetika dan lingkungan dan 40 persen sisanya adalah bagimana kita memilih untuk menanggapi segala persoalan yang ada.

Ada puluhan penelitian yang dilakukan oleh Martin Seligman yang mempelajari seni dan ilmu kebahagiaan. Dan berikut ini adalah kebiasaan yang sangat menarik dari orang-orang yang paling bahagia di dunia, yang mungkin bisa kalian pelajari kebiasaan mereka untuk menjadikan hidup kamu menjadi lebih baik dan selalu merasa bahagia.

Mereka menikmati saat ini

Seperti halnya ketika kamu menikmati waktu atau kebiasaan kamu seperti “minum kopi” bisa meningkatkan kebahagiaan dalam hidup kamu. Jadi ketika kamu menikmati hal-hal kecil entah itu momen baik atau buruk, kamu sangat menyadari apa yang terjadi di sekitar kamu.

Orang yang paling bahagia berfokus pada apa yang dapat mereka kontrol dan itu sangat memungkinkan untuk memilih kebahagiaan saat ini. Dan mereka tidak peduli seberat apapun perjuangan yang dilakukaannya hanya untuk mencoba merasa bahagia setiap harinya.

Mereka mengembangkan pola pikir

Dalam bukunya Carol Dweck berjudul “Mindset” dijelaskan bahwa orang-orang paling sukses dan bahagia memiliki apa yang dia sebut sebagai “pertumbuhan pola pikir”. Itu lebih baik jika dibandingkan dengan “pola pikir yang tetap” .

Pola pikir selalu berkembang ketika ada tantangan dan juga melihat kegagalan bukan sebagai bukti ketidakmampuan, tapi sebagai proses untuk sebuah keberhasilan. Dweck jua menyimpulkan bahwa orang-orang yang pola pikirnya berkembang jauh lebih merasa bahagia, mencapai keberhasilan daripada orang biasa, dan juga lebih berani menghadapi tantangan yang ada.

Mereka menguasai diri mereka sendiri

Diri kita sendiri memiliki dampak yang cukup besar terhadap hidup kita, kita mampu berpikir, merasakan dan mengarahkan hidup kita sendiri. Jadi kita tidak perlu mendengarkan apa yang telah dikatakan oleh orang lain. Apalgi jika itu lebih beradmpak negatif pada diri kita sendiri, dan juga kita perlu menjauhkan diri sama orang-orang yang negatif.

Jadi lebih baik jika kamu menjauhkan diri dari mereka yang bersifat negatif dan memberikan efek buruk bagi diri kamu. Dan akan lebih baik kamu fokus sama diri kamu sendiri, dan juga berada di sekitar orang-orang yang positif.

Mereka memiliki mimpi

Apa mimpi kamu? Traveling keliling dunia, keliling nusantara, memulai bisnis kamu sendiri, atau memiliki rumah? Memiliki mimpi adalsah sala satu yang paling penting dalam hidup kamu, dan akan membuat kami menjadi lebih optimis ketika keaadan semakin sulit. Mimpi juga bisa membangun motivasi yang lebih dalam hidup kamu.

Mereka bisa menunggu

Semakin besar mimpi yang kamu miliki maka akan semakin banyak kesabaran yang harus kamu miliki dan kamu latih. Orang-orang yang bahagia akan fokus pada apa yang mereka kerjakan dan menunggu imbalan yang datang.

Mereka sangat memahami bahwa hal terbaik dalam hidup itu akan datang kepada mereka yang sabar dan bisa bertahan selama jangka panjang. Apakah itu karir pekerjaan, hubungan dengan pasangan atau hal baru yang mereka pelajari.

Mereka menjadwalkan “me time”

Member adalah penting, tetapi jika itu mengambil waktu untuk diri kamu sendiri, misal ketika bersantai dan belajar hal-hal baru maka kamu tidak akan memiliki apa-apa, bahkan untuk diri kamu sendiri. Kamu tidak harus selalu menjadi orang yang menyenangkan ketika berhubungan dengan orang, karena mereka bisa saja mengambil keuntungan dari kamu.

Dan kamu juga harus menetapkan batasan yang sangat jelas kepada mereka. Jadi ketika waktunya untuk diri kamu sendiri, itu berarti kamu harus bersenang-senang dengan diri kamu sendiri. Dan kamu tidak perlu memaksakan diri ketika seharusnya waktu itu buat kamu sendiri tapi kamu berikan kepada orang lain.

Mereka menghabiskan uang untuk pengalaman hidup

Seperti halnya ketika kamu membeli barang atau membeli modil, maka nilainya akan susut dan semakin lama akan semakin rendah nilainya. Hal ini akan berbeda ketika kamu menghabiskan untuk pengalaman hidup kamu. Maka pengalaman akan tettap utuh dan tinggal bersama kamu selama sisa hidup kamu.

Orang yang paling bahagia lebih suka melakukan traveling di seluruh kota maupun Negara daripada mereka membeli tv layar datar yang mereka sendiri juga jarang menggunakannya.

Menghabiskan uang untuk pengalaman dalm hidup cenderung akan membuat kita lebih bahagia karena ada dua alasan. Pertama, pengalaman yang besar akan membuat kita selalu mengenangnya dari waktu ke waktu. Kedua, pengalaan hidup akan membuat kita keluar dari rumah dan berinteraksi dengan orang-orang baru atau orang-orang yang kita sayangi.

Mereka memberikan lebih dari yang mereka ambil

Orang-orang bahagia di dunia ini memiliki kelimpahan dimana akan selalu ada banyak kesempatan yang didapat, lebih banyak uang yang dihasilkan, lebih banyak cinta untuk berbagi, dan mereka selali member ketika mereka bisa.

Seperti halnya memberikan uang untuk amal, berbagi uang receh untuk orang yang meminta-minta dan memberikan waktu berharganya untuk memberikan mentoring pada orang-orang yang ingin belajar darinya.

Dan orang-orang yang bahagia sangat memahami bahwa hal ini benar-benar akan membuat mereka lebih bahagia nantinya.

Mereka bersahabat dengan ketidaknyamanan

Menurut psikolog Peter Kramer, ketahanan adalah kebalikan dari depresi. Orang bahagia tahu bagaimana untuk bangkit kembali dari kegagalan. Ketahanan adalah bertahan pada kesulitan yang tak terelakkan bagi manusia dan merasa terikat untuk menghadapinya. Seperti pepatah Jepang yang mengatakan “jatuh tujuh kali dan bangkit delapan kali”.

Perjuangan adalah bukti dari kemajuan, dan orang-orang bahagia selalu hidup dengan yang namanya perjuangan. Hal ini karena akan memberikan imbalan yang besar, dan skill yang jauh lebih besar dan mereka sangat tahu harus bertahan pada proses.

Mereka selalu belajar

Orang paling bahagia di dunia semuanya memiliki satu kesamaan. Mereka adalah pembelajar seumur hidup, terus membaca buku-buku baru, menjelajahi budaya, belajar bahasa baru, dan lain-lain. Dan ini adalah proses yang berkelanjutan, karena tanpa pertumbuhan maka tidak ada kehidupan.

Jadi bagi kita tidak akan menjadi sia-sia untuk belajar hal baru dalam hidup yang kita jalani saat ini. Karena hal itulah yang akan membuat kita menjadi manusia yang lebih memiliki nilai.

Loading...
Artikel ini di tulis oleh Rony Afina kamu juga bisa menulis karyamu di vebma,dibaca jutaan pengunjung,dan bisa menghasilkan juta rupiah setiap bulannya, Daftar Sekarang

Artikel Terkait