GKI Di Tanah Papua Bangun Monumen Sidang Sinode

News 1 year ago
GKI Di Tanah Papua Bangun Monumen Sidang Sinode

Gereja Kristen Injili di Tanah Papua membangun tugu sidang sinode sebagai wujud peringatan akan pelaksanann sidang yang dilaksanakan lima tahunan tersebut. Sidang sinode sendiri merupakan sebuah acara gereja dalam memilih pengurus dan pemimpin baru di tubuh GKI Di Tanah Papua. Tahun 2017 merupakan tahun dimana pelaksanaan sidang sinode yang XVII dan dilaksanakan di Waisai-Ibukota Kabupaten Raja Ampat, pada tanggal 11-17 Maret 2017.

Sidang Sinode XVII tahun 2017 telah sukses dilaksanakan. Suksesnya pelaksanaan sidang tersebut tidak saja mengisahkan perjuangan panitia tetapi juga melukiskan sebuah nilai kerja sama dan kerukunan hidup masyarakat Raja Ampat dalam bingkai toleransi. Dengan suksesnya pelaksanaan sidang sinode tersebut, maka misi GKI untuk membangun kebersamaan hidup itu tercapai. Dalam sejarah panjangnya GKI di Tanah Papua selalu memberikan kesempatan kepada daerah atau BP AM Wilayah atau Klasis-Klasis se-Tanah Papua untuk melaksanakan event religius tersebut. Dengan itu maka mendorong kerja sama dan kekompakkan, tidak saja dalam intern gereja, tetapi juga antara agama tetapi juga keterlibatan pemerintahan daerah. Itulah nilai lain yang bisa dilihat dari pelaksanaan sidang sidang. 

Dilihat dari rentang waktu pelaksanaannya serta jumlah klasis yang ada di tanah Papua, maka Raja Ampat baru akan menjadi tuan rumah lagi kurang lebih 200-300 tahun mendatang. Suatu rentang waktu yang panjang. Karena itu, monumen atau tugu sidang sinode tersebut sangat penting sebagai guru yang terus mengajarkan kita tentang nilai-nilai kebersamaan dan toleransi.

“Ini yang pertama dibangun. Waktu bertemu Ketua BP AM Sinode 2012-2017 dalam rangka persiapan sidang Sinode XVII GKI di Tanah Papua Tahun 2017, beliau sempat mengingatkan untuk membangun tugu peringatan pelaksanaan sidang sinode,” Kata Drs. Marcus Wanma, M.Si selaku Ketua Pelaksana Sidang Sinode GKI di Tanah Papua Tahun 2017.


Loading...

Pelaksanaa sidang sinode sendiri didukung oleh tiga  pilar utama sebagai penopang dan pendukung yakni gereja, pemerintah dan masyarakat. Dan peran ketiga pilar itu termuat dalam logo sinode yang dirancang panitia pelaksana.

Saat ini tugu atau monumen sidang sinode tersebut berdiri kokoh didepan Kantor Klasis Raja Ampat Utara. Tentunya, kehadirnya tugu tersebut tidak saja membawa pesan religius tetapi juga menambah keindahan Kota Waisai sebagai entry point Wisata Raja Ampat.

Besok, (Rabu, 12 Juli 2017) Ketua BPAM Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt.A. Mofu, S.Th, M.Th akan mentabhiskan atau meresmikan tugu tersebut. Peresmian Tugu tersebut rencananya dihadiri oleh Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE sekaligus menyampaikan sambutan.  “Semoga tugu ini membawa berkat dan cahaya bagi ziarah atau perjalanan sinode GKI di Tanah Papua,” ujar Drs. Marcus Wanma, M.Si selaku Ketua Pelaksanaan Sidang Sinode XVII GKI di Tanah Papua Tahun 2017. 

Tags: #GKI Di Tanah Papua, #Sidang Sinode, #gereja, #Agama, #Papua

Loading...
10 Misteri Penampakan UFO Paling Menggemparkan Di Seluruh Dunia

10 Misteri Penampakan UFO Paling Menggemparkan Di Seluruh Dunia

10 Misteri Penampakan UFO Paling Menggemparkan Di Seluruh Dunia, kira kira seperti apa ? Yuk simak artikelnya

Mengenal Vebma

Apa itu Vebma? Vebma adalah sebuah media yang di peruntukkan untuk siapapun yang ingin menulis, membagikan ide, pengetahuan dan info apa saja untuk di ketahui umum umum.

Apa yang anda dapat?

Kamu akan di bayar untuk setiap View yang dihasilkan artikel yang kamu tulis.

Apa saja yang bisa kamu tulis?
Kamu bisa menuliskan apa aja yang ingin kamu ketahui dan kamu pelajari untuk kamu bagikan.

Advertiser
hello@vebma.com