close
Temukan Benda Mengapung dari Muntahan Paus, Nelayan Bengkulu ini Kaya Mendadak
Kisah seorang nelayan yang menemukan muntahan Paus

Nelayan merupakan orang yang sehari harinya mencari ikan dilaut. Mereka yang berprofesi nelayan pada umumnya memiliki tempat tinggal dekat dengan pinggir laut.

Beberapa hari terakhir , kabar gembira datang dari seorang nelayan asal Bengkulu, di kabarkan nelayan bernama Sukadi ini menemukan benda aneh yang mengapung di atas permukaan laut di kawasan Samudra Hindia, Sukadi bersama empat rekan lainnya sedang berlayar di Tepatnya antara Pulau Dua dan Pulau Enggano.

Sebelumnya Sukadi tidak menyangka bahwa benda mengapung itu adalah muntahan Paus, awalnya ia mengira bahwa benda benda tersebut merupakan limbah, sehingga dia mengumpulkannya dan membawanya di kapal . Ia bermaksud mengecek  titik koordinat menggunakan global positioning system (GPS) dan berinisiatif untuk membersihkan laut dari benda mengapung tersebut.

Sesampainnya di darat, Sukadi pun mengetahui bahwa benda itu adalah muntahan Paus setelah melihat video. ia mengaku bahwa benda itu memiliki berat kisaran 200 kilogram.

Dilansir dari harianrakyatbengkulu.com. ternyata sudah banyak orang yang tertarik dan menawar benda tersebut,

 "Sudah banyak yang menghubungi saya namun belum cocok harga. Saya ingin di atas Rp 22 juta per kilogramnya, minimal Rp 30 juta per kilo lah," ujar Sukadi"

Diketahui benda muntahan Paus yang di temukan oleh bapak "Sukadi" tersebut  Sudah Laku Rp 3,3 Miliar. Wow harga yang fantastis bukan ?

Sisi positif yang bisa kita ambil setelah membaca berita ini adalah percayalah kalau rezeki dari Tuhan itu datangnya secara tidak terduga, misal bapak Sukadi ini siapa sangka hanya karna muntahan Paus bapak ini langsung jd tajir, itulah sebabnya kita harus percaya kalo Tuhan itu mempersiapkan rezeki utk umatNya


Artikel ini di tulis oleh Frenky Hutasoit kamu juga bisa menulis karyamu di vebma,dibaca jutaan pengunjung,dan bisa menghasilkan juta rupiah setiap bulannya, Daftar Sekarang
Loading...

Artikel Terkait