close
Fakta-Fakta Sifat Manusia Yang  Sudah Ada Sejak Lahir
Sifat-sifat ayng ada dalam diri manusia kadang sulit untuk kita terima. Apalagi jika orang lain mengartikan lain, karena proses pemikiran seseorang yang berbeda-beda.
Faktor yang dimana kita selalu bertanya kenapa orang lain begini, begitu. Kenapa berbeda dengan kita? Apa yang membedakan? Terkadang kita masih bingung jika menemui seseorang yang berbeda kepribadian dengan kita. Ada orang yang bisa langsung memahami ada juga yang tidak. Sebenarnya apa yang membuat berbeda antara individu yang satu dengan individu yang lain.

Sifat-sifat yang ada pada diri kita lah yang membedakan ini semua, namun yang harus kita ketahui sifat apa saja yang sudah ada sejak kita dilahirkan dan dipastikan semua orang mempunyai sifat ini. Hanya saja yang membedakan adalah presentase setiap orang.

1. Kepo emang udah sifat manusia sejak lahir

Kepo_emang_udah_sifat_manusia_sejak_lahir

Hal yang paling mendominasi diantara sifat-sifat yang lain yakni kepo (knowing every particular object), kepo merupakan sifat yang tak akan pernah berjauhan dari manusia. Sifat kepo akan meuncul ketika di dalam diri kita adanya rasa ingin tahu (kepo). Hanya saja kepo sebutan dari kamus-kamus gaul yang mengistilahkan bahasa kepo. Semisal kita terlalu mencampuri hidup orang lain itu merupakan salah satu bentuk kepo.

2. Nafsu

nafsu

Nafsu merupakan suatu keinginan manusia terhadap sesuatu. Pada dasarnya nafsu memang sudah ada sejakkita dilahirkan dan wajar jika manusia memiliki keinginan akan sesuatu. Namu kebanyakan dari kita ketika terdengar kata nafsu langsung berpikiran negatif atau hanya menilai dari sudut negatifnya saja. Nafsu bukan tercipta hanya untuk amarah saja, bisa saja bernafsu untuk mencapai tujuan yang positif untuk masa deppan, nafsu akan belajar, nafsu dalam memakan makanan yang banyak dan lain sebagainya.

3. Terlalu sensitif

terlalu sensitif

Darimana sifat ini muncul, terlalu sensitif merupakan bawaan lahir. Apakah kepribadian seseorang bisa terbentuk oleh lingkungan sekitarnya atau memang sudah pada dasarnya memjadi kepribadian kita. Berapa persen yang mempengaruhi kualitas diri didalam lingkungan kita? Semua terjawab bahwa sensitif ada sejak kita juga ada. Adapun penelitian yang menyatakan tingkat sensitif seseorang telah ditentukan sejak dia lahir.

Sedangkan untuk kita yang mempunyai sifat terlalu sensitif bisa jadi memiliki gen tertentu dalam diri kita yang membuat merespon lebih emosional terhadap lingkungan. Sifat sensitif juga dipengaruhi oleh gen, pola kerja otak, dan reaksi psikologis seseorang, seperti apa yang dikatakan oleh elite daily.

Cirinya orang yang memiliki sifat terlalu sensitif diantaranya sangat mudah meneteskan air mata ketika melihat film romant atau fim-film sedih lainnya yang mendukung. Mereka juga lebih mudah merasa kasihan dan empati pada orang lain. Akan tetatpi kelemahan seseorang yang terlalu sensitif mereka seringkali lebih fokus terhadap hal-hal negatif yang terjadi di sekitarnya dan dibandingkan denganhal positif di lingkungan lain. Bisa disimpulkan bahwa lingkungan memang memiliki pengaruh besar dalam membentuk kepribadian seseorang, namun tingkat sensitivitas seseorang juga ditentukan oleh faktor genetik dan kinerja otak.

4. Berbuat jahat terhadap orang lain

Berbuat_jahat_terhadap_orang_lain

Kita sendiri merasakan dan semua orang juga merasakan bahwa pernah mengalami masa-masa indah saat kecil. Hal yang harus kita ketahui adalah pembelajaran yang kita ketahui didalam masyarakat bahwa tidak pernah memberikan pembeljaran kepada anak untuk berbuat jahat terhadap orang lain. Berbuat jahat padahal tidak diajarkan dan herannya juga anak kecil dapat berbohong tanpa pernah diajarkan.

Pada umumnya kebanyakan orang tua mengajarkan berbuat baik kepada anak, baik itu dalam lingkup keluarga, sekolah maupun kehidupan sosial. Meskipun semua anak diajarkan untuk berbuat baik namun seiring waktu mereka akan melakukan tindakan-tindakan yang kurang baik walaupun tidak ada yang mengajarkan. Karena berbuat jahat adalah sifat yang sudah ada sejak kita dilahirkan.

Sebagai contoh sejak kapan anak mulai bisa berbohong, darimana anak juga belajar membunuh serangga? Jika kita sebagai ibu tanpa kita sadari saat kita bermain dngan anak tiba-tiba ada semut yang berkeliaran dibaju anak, dengan reflek sebagai ibu yang baik tidak akan mau jika anaknya digigit semut. Dengan inilah anak melihat langsung melihat kejadian dimana sang ibu membunuh semut, dalam benak sang anak ketika dia bertemu semut lagi dia akan langusng membunuhnya. Sifat jahat inilah yang muncul dengan seiring berjalannya waktu.walaupun hal itu tidak ada yang mengajarkan, secara otomatis anak bisa melakukan hal tersebut.

5. Temperamen

temperamen

Temperamen juga salah satunya, gaya perilaku seseorang dan ciri khas yang dimiliki oleh setiap orang berbeda-beda dalam memberi tanggapan. Menurut aelius galenus (galen), seorang dokter pada tahun 120an, telah memperkenalkan empat macam cairan dalam tubuh yang dipercaya menentukan temperamen seseorang, yakni: melankolis, sanguinis, koleris, dan plegmatis. Teori ini kemudian dijabarkan dengan lebih komprehensif oleh hippocrates.

6. Kesombongan diri yang melekat pada diri manusia

Kesombongan_diri_yang_melekat_pada_diri_manusia

Hal yang sangat mudah kita jumpai adalah kesombongan yang dimiliki setiap manusia. Kita ambil dari masa kecil semisal kita menginginkan mainan atau sejenisnya meminta kepada kedua orang tua, ketika mainan tersebut sudah dibelikan kita akan secara langsung membawanya keluar dari rumah dan bermain bersama bersama anak-anak yang lain. Otomatis kita akan menyombongkan diri dengna mainan baru kita,padahal maksud dalam hati saking senangnya sudah dibelikan. Akan tetapi oran lain yang menangkap apa yang kita lakukan berartikan lain. Kesombongan diri merupakan sifat yang memang sudah melekat pada diri manusia.

Loading...
Artikel ini di tulis oleh Siti Farit Hardiana kamu juga bisa menulis karyamu di vebma,dibaca jutaan pengunjung,dan bisa menghasilkan juta rupiah setiap bulannya, Daftar Sekarang

Artikel Terkait