close
Isi Bensin Full Tank Ternyata Berbahaya Lho!
Pemilik kendaraan seharusnya juga memahami bahwa mengisi tangki BBM sampai penuh memiliki resiko berbahaya bagi keselamatan jiwa sekaligus kendaraan yang kita miliki.

Tidak sedikit kejadian yang sering kita temui di SPBU, ketika pembeli mengisi BBM dengan mengatakan “full tank”. Operator pompa bensin pun mengisi BBM sampai benar-benar penuh (hampir tumpah di bibir lubang tangki) tanpa memahami resiko yang dapat saja terjadi. Pemilik kendaraan seharusnya juga memahami bahwa mengisi tangki BBM sampai penuh memiliki resiko berbahaya bagi keselamatan jiwa sekaligus kendaraan yang kita miliki. Hal seperti ini seharusnya tidak dilakukan karena menurut Carsome, salah satu platform jual mobil di Indonesia, apabila tindakan tersebut terjadi akan memiliki resiko seperti dibawah ini:

1. Resiko terbakar

Hal yang paling mendasar jelas terlihat oleh mata dalam melakukan pengisian BBM sampai penuh adalah kebakaran. Saat bensin tumpah dan berdekatan dengan sumber api, apabila terjadi apa-apa dan kita telat menutupnya maka bisa menyulut api.

2. Resiko BBM tumpah dan menguap

Posisi normal pengisian BBM adalah posisi jalan datar sehingga bisa mengisi tangki dalam kondisi full. Tidak ada SPBU yang melakukan pengisian dalam posisi miring, sehingga bisa saja kita mengisi bensin pada posisi penuh sampai menyentuh bibir dan tutup tangki. Namun apa jadinya jika kemudian kita berjalan pada kondisi jalan yang tidak selamanya datar (alias naik turun). Hal ini berakibat pada saat posisi permukaan dalam tangki sudah berbeda, akan terjadi tumpah, merembes atau menguap ketika tutup tangki bensin tidak prima (sudah aus, berkarat , dll).

3. BBM butuh ruang udara untuk mengurangi tekanan saat bensin mengembang

BBM butuh ruang udara untuk mengurangi tekanan saat bensin mengembang. Mengisi BBM sampai bibir lubang tangki bisa mengurangi ruang hawa di tangki, dan ini sangat berbahaya. Ingat, bahwa ruang udara yang dibutuhkan adalah setara dengan posisi permukaan bensin sedikit dibawah leher lubang tangki.

(Source: Autos.id)  

Hindari mengisi bensin sampai menyentuh tutup tangki (saat ditutup). Jika ini dilakukan maka artinya ruang udara sudah tidak optimal (sangat sedikit), padahal ruang udara dalam tangki ini berfungsi untuk mengurangi tekanan pada tangki saat bensin mengembang.

Tangki mobil sudah di desain supaya aman termasuk saat pengisian BBM. Jika proses pengisian benar, maka saat bensin menguap, uap bensin akan langsung dikeluarkan melalui selang, supaya aman. Jika ruangan udara dipenuhi dengan bensin, maka pembuangan BBM tidak maksimal sehingga terbuang dengan percuma.

4. BBM akan terhisap balik oleh pompa SPBU

Beberapa pompa SPBU sudah dilengkapi dengan detektor bensin otomatis yang mampu menghisap uap bensin pada lubang pengisian BBM yang terisi penuh. Hal ini bertujuan demi keamanan proses pengisian BBM agar tidak meluap, menguap atau bahkan tersulut api dan berpotensi terjadi kebakaran. Namun tentu saja ini merugikan bagi pemilik kendaraan karena pengisian BBM tidak maksimal sedangkan Anda sudah membayar penuh biaya BBM tersebut.

Dari beberapa resiko diatas yang telah dijelaskan, tips yang tepat dalam mengisi BBM seperti memperhatikan indikator dalam mengisi BBM dengan mendengar bunyi “klek” pertama kali pada nozzle artinya tangki BBM kita telah penuh. Jika ini terjadi, maka mintalah petugas untuk menghentikan pengisian, jika diteruskan malah berbahaya dan merugikan Anda.

Artikel ini di tulis oleh Carsome Indonesia kamu juga bisa menulis karyamu di vebma,dibaca jutaan pengunjung,dan bisa menghasilkan juta rupiah setiap bulannya, Daftar Sekarang
Loading...

Artikel Terkait