Apa dan Bagaimana itu Wajib Militer?

28-10-2016 (1 month ago)

Dibutuhkan SDM yang lebih baik untuk mempersiapkan semuanya, SDM dengan mental yang benar-benar loyal kepada Negara. Salah satunya adalah dengan menerapkan wajib militer

Wajib Militer atau biasa disebut wamil merupakan kewajiban bagi seorang warga negara pada rentang usia 18 – 27 tahun untuk menyandang senjata serta menjadi bagian dari militer. Wamil biasanya diberlakukan untuk kaum pria. Wanita biasanya tidak diharuskan mengikuti wamil, tetapi ada juga negara yang memberlakukannya seperti Suriname dan Israel.

Tujuan Wajib Militer?

Pelatihan untuk Wajib Militer bertujuan menempa dan melatih para warga sipil agar memiliki mental yang tangguh, disiplin, setia kawan/loyalitas terhadap corps/bangsanya, rela berkorban, serta keberanian untuk mempertahankan keamanan negaranya. Kurang lebih ada 28 negara di dunia yang menerapkan wamil. Contohnya seperti Amerika Serikat dan Korea, merupakan dua dari sekian banyak negara di dunia yang sudah sejak lama menerapkan UU wajib militer. Padahal kita tahu kalau Amerika Serikat merupakan salah satu Negara yang memiliki angkatan bersenjata yang cukup besar, tapi Negara ini masih memberlakukan wamil untuk warga negaranya.

Pengalaman Manajemen militer AS selama Perang Dunia 2 membuat mereka sadar kalau warga sipil juga perlu dilatih secara fisik dan mental agar bisa turut serta dalam mempertahankan keamanan negaranya. Manajemen militer kemudian ditransformasikan kedalam manajemen sipil, salah satunya melahirkan UU Wajib Militer. Militer AS yang terbilang cukup besar dan kuat, tetap tak menganggap remeh urusan wajib militer untuk warga negaranya. Lalu bagaimanan dengan Negara kita???

Lalu bagaimana sikap kita?

Ditengah permasalahan dunia seperti pemanasan global dan pencarian sumber daya alam, Indonesia memiliki SDA yang sangat melimpah dan bisa menjadi incaran Negara-negara tetangga sehingga kita harus membentengi diri dengan menanamkan jiwa nasionalis. Ditambah lagi dengan munculnya Gerakan-gerakan yang Anti Pemerintah (pemberontakan), Seperti NII dan gerakan gerakan separatis lainnya. Itu semua merupakan ancaman yang serius bagi kedaulatan negara ini. Hal ini disebabkan oleh apa? Disebabkan oleh kurangnya mental nasionalis warga Negara kita. Bila tidak segera mengambil tindakan maka negara kita pasti akan rawan dengan perpecahan.

Saat ini Indonesia sangat beruntung karena masih menjalin hubungan baik dengan Negara-negara di barat maupun di timur. Tapi tak menutup kemungkinan konflik akan melanda Indonesia di masa mendatang, sehingga kita juga harus melakukan antisipasi jika suatu saat nanti terjadi konflik, karena alasan HAM, Minyak, Gas, atau Agama, atau apapun, atau bahkan serangan dari Negara lain.

Bisa kita ambil pelajaran dari beberapa konflik perpecahan di Negara-negara Timur tengah. Mereka adalah Negara-negara yang kaya dan kuat, tapi dengan mudah bisa dipecah-belah. Bangsa dan Negara memang harus menyiapkan sedini mungkin untuk menghadapi konflik apapun di masa mendatang. Sehingga dibutuhkan SDM yang lebih baik untuk mempersiapkan semuanya, SDM dengan mental yang benar-benar loyal kepada Negara. Salah satunya adalah dengan menerapkan wajib militer



Pelaksanaan wamil untuk membentuk fisik dan mental warga sipil khususnya generasi muda, mungkin tidak bisa secara instan dirasakan manfaatnya. Tapi jika UU Wajib Militer telah bisa dilaksanakan seperti Di Amerika Serikat dan RRC/China, saya yakin mental generasi muda akan lebih disiplin dan pastinya lebih loyal terhadap Negara.

Bergabung jadi penulis

Bergabung bersama kami,tulis artikel,Share artikel anda,dapatkan penghasilannya

Buat Artikel