Sebelum beli kamera DSLR bekas, simak tips penting berikut ini

16-09-2016 (2 months ago)

DSLR adalah salah satu jenis kamera manual yang sangat popouler dan digemari banyak fotografer baik dari kalangan professional atau kalangan amatir sekalipun

Fotografi adalah kegiatan seseorang mengabadikan momen dengan jepretan kamera. Sementara itu dalam hal fotografi sendiri seorang fotografer dituntut memiliki skill alami dan pengetahuan tentang ilmu kamera agar bisa menghasilkan sebuah foto yang memiliki nilai karya seni dan makna. Dalam dunia fotografi sendiri, rata-rata untuk menangkap gambar yang memiliki karya seni tinggi mereka menggunakan jenis kamera DSLR.

Kamera ini memang sangat canggih karena menawarkan berbagai fitur dan pengaturan manual yang sangat lengkap. Namun karena kemampuan yang tinggi tersebut membuat kamera DSLR memiliki banderol harga yang bisa dikatakan tidak murah alias mahal. Namun anda bisa mempertimbangkan untuk membeli kamera DSLR bekas jika dana anda terbatas. Namun ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum memutuskan membeli kamera DSLR bekas. Simak penjelasannya berikut ini.

Cek shutter count


Shutter count sendiri bisa di ibaratkan sebagai odomoter pada kendaraan bermotor. Semakin tinggi odomoter kendaraan bermotor tersebut maka harga jual akan semakin murah. Sama hal nya dengan kamera DSLR, semakin tinggi shutter countnya maka harga akan semakin menurun. Untuk mengeceknya sendiri cukup jepret satu foto dengan kamera DSLR tersebut dan upload hasil foto tersebut ke website shuttercounter.com. Dari situs tersebut akan terlihat berapa jumlah shutter count dari kamera DSLR bekas yang anda tes tersebut. Semakin tinggi shutter count maka anda wajib menawar kamera tersebut semurah mungkin.

2.Cek autofokus


Fitur autofokus pada kamera memang sangat penting sehingga anda wajib memperhatikan kualitas dari fitur ini. Anda harus mencoba berulang-ulang dengan melakukan tes autofokus secara langsung apakah kecepatan autofokus normal atau lambat. Semakin lambat berarti kamera tersebut sudah mulai mengalami kerusakan dan tentu harga akan jauh lebih murah.

3.Wajib ada garansi


Membeli barang bekas bukan berarti kita tidak mendapatkan hak garansi. Barang bekas sendiri pada umumnya memiliki waktu garansi dari si penjual minimal 2 minggu. Jadi pastikan anda sudah mendapatkan garansi tersebut agar anda terhindar dari kerugina akibat di tipu atau memang adanya kecacatan produk. Garansi akan membuat anda lebih tenang karena semua kerusakan yang tidak anda lakukan bisa diganti total atau melakukan pengembalian produk.

4.Cek konektor


Konektor pada kamera DSLR benar-benar harus di cek, karena kamera DSLR saat ini harus dihubungkan ke berbagai hal seperti lampu, laptop/PC, dan lain-lain. Jadi pastikan semua konektor berfungsi dengan baik dan konektor tidak goyang karena pemasangan konektor yang tidak tepat akan membuat konektior mudah goyang dan tidak bisa menancap dengan sempurna.

5.Cek Lensa


Lensa sudah menjadi jantung atau nyawa dari sebuah kamera DSLR. Lensa disini yang akan menentukan bagaimana kualitas dari jepretan hasil foto kamera tersebut. Jadi bagian ini harus benar-benar anda cek dan periksa apakah benar-benar normal atau tidak normal. Lensa yang tidak normal biasanya akan berjamur, berdebu, dan beberapa jenis kotoran lainnya. Yang perlu anda lakukan cukup potret kertas putih di tempat bercahaya, cek hasil foto di komputer dan lihat apakah ada noda. Jika nihil berarti lensa aman dan jika ada maka lensa sudah dalam kondisi kotor atau rusak.

Bergabung jadi penulis

Bergabung bersama kami,tulis artikel,Share artikel anda,dapatkan penghasilannya

Buat Artikel