3 Kunci Utama Tips Optimalkan Performa SEO Website di Search Engine

Kali ini pembahasannya lumayan dalam mengenai bagaimana sih cara untuk mengoptimalkan performa website di mesin pencari atau yang biasa juga disebut dengan istilah Search Engine Optimization (SEO).

Walaupun Anda merupakan awam, pasti sudah mengetahui beberapa hal tentang sejumlah teknik SEO yang beragam jenisnya.

Pertama-tama, untuk memastikan saja, Anda telah mengetahui yang dimaksud dari Search Engine itu apa, yaitu seperti Google, Bing, DuckDuckGo, dan lain sejenisnya.

Untuk bisa mendapatkan tempat di posisi atas, Anda harus memberikan performa website yang baik terutama di dalam kata kunci yang dicari oleh pengunjung.

OPTIMALKAN PERFORMA WEBSITE DI MESIN PENCARI

SEO bukan ilmu yang mudah untuk dipahami. Apalagi untuk algoritma yang digunakan selalu berubah-ubah dan tidak ada kepastian di dalamnya.

Maksudnya seperti apa? Ilmu SEO bukan seperti matematika yang kalau perhitungan 1+1=2. Terkadang jika dianalogikan pada ilmu matematika, 1+1=3 bisa terjadi di ilmu SEO akibat dari faktor X yang juga tidak selalu bisa dijelaskan.

Nanti, mungkin akan Vebma.com jelaksan lebih jelas pada kesimpulan setelah Anda mengetahui beberapa hal yang dianggap mempengaruhi SEO pada website.

1. Konten

Dasar dari setiap yang dikatakan oleh siapapun soal kunci utama dari SEO adalah konten. Apa yang disajikan oleh Anda untuk pengunjung.

Seiring dengan berjalannya waktu, Google dan search engine lainnya sudah bisa dikatakan berhasil mendapat algoritma yang lebih baik untuk menilai sebuah konten berdasarkan esensi di dalamnya.

Maka dari itu, Anda wajib untuk membuat sebuah konten dalam website yang bersifat tinggi manfaat daripada bumbu-bumbu lainnya. Artikeln yang memberikan bantuan kepada pengunjung untuk menyelesaikan permasalahannya menjadi hal paling utama saat ini.

Sesuai dengan harapan setiap orang baik dari pembuat website dan pengunjung. Kalau dulu, pembuat website kadang merasa kesal dengan kondisi algoritma yang masih belum bisa membedakan artikel berkualitas dengan yang tidak berkualitas.

Jadi ada kemungkinan untuk artikel tidak berkualitas bisa naik ke posisi atas di search engine dengan sejumlah strategi yang kalau bisa dibilang kurang fair. Pembuat konten yang berkualitas harus mengalah kepada orang-orang curang yang melakukan berbagai cara licik agar bisa mendapatkan posisi atas di mesin pencarian.

Namun, hal ini terjadi beberapa tahun lalu, sekarang semuanya sudah berubah. Google dan teman-temannya sudah berhasil menemukan algoritma yang sangat keren sehingga bisa membedakan konten berkualitas dan tidak berkualitas.

2. Riset Kata Kunci

Melakukan riset kata kunci bukan sesuatu yang sulit. Anda hanya membutuhkan sejumlah tools yang bahkan tersedia secara gratis. Contohnya yang paling sering digunakan adalah alat keyword research yang disediakan oleh Google.

Alat yang dimaksud adalah 'Google Keyword Planner'.

Alternatif lainnya:

Anda bisa menggunakannya saat memasuki laman 'Ads by Google'. Pertama-tama mungkin Anda memang diminta untuk login dan memasukkan sejumlah data awal. Tapi nantinya Anda dapat menggunakan alat research kata kunci secara gratis di sana.

Bukan hanya tentang kata kunci utama dan serapannya saja, tetapi Anda juga bisa mengetahui berapa banyak jangkauan dan statistiknya. Anda juga bisa mempertimbangkan hal lainnya, misal seperti seberapa berat dan ketat persaingan di keyword tersebut.

Setelah mengetahui kata kunci yang hendak diincar, langkah selanjutnya adalah Anda bisa membuat konten yang disesuaikan dengan target keyword tersebut.

3. SEO Off-On Page

Menjadi salah satu dasar lainnya untuk SEO adalah Off Page dan On Page. Bagi Anda yang sudah belajar tentang SEO pasti sudah dapat memahaminya.

SEO Off Page adalah yang berkaitan untuk peningkatan kredibilitas website di luar dari internal website itu sendiri. Misalnya seperti backlink atau popularitas nama dari website Anda.

Sedangkan untuk SEO On Page adalah optimasi yang berhubungan dengan internal website. Misalnya seperti konten artikel, gambar, link building, template, dan lain sebagainya.

Contoh mengenai SEO On Page yang bisa dilakukan adalah seperti membuat meta deskripsi tentang website Anda pada template yang digunakan.

Penggunaan format-format pada judul, kategori dan isi poin pada artikel. Misalnya seperti pemakaian H1, H2, H3 dan lain yang ditentukan sesuai dengan format terbaik untuk SEO On Page.

Itulah tadi untuk 3 kunci utama cara optimalkan performa website di mesin pencari yang bisa Vebma.com berikan. Semoga bermanfaat!