Tips Pakai Strategi Search Engine Marketing (SEM) agar dapat Hasil Terbaik

Search Engine Marketing (SEM) merupakan sebuah salah satu cara untuk mempromosikan sebuah situs, produk hingga jasa yang paling populer belakangan ini karena punya cara yang sangat mudah dilakukan dengan hasil cukup baik.

Untuk mendapatkan hasil tersebut tentu saja tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Oleh karena itu Anda juga harus mempunyai kemampuan untuk melakukannya dengan sejumlah tips yang beberapa diantaranya akan disebutkan oleh Vebma.com dalam artikel ini.

Mungkin langsung saja, berikut pembahasannya!

TIPS PASANG SEM UNTUK BISNIS ANDA

Terdapat sejumlah langkah yang perlu untuk dilakukan agar praktik Search Engine Marketing (SEM) bisa dilakukan. Lanjut baca poin-poinnya di bawah ini ya:

1. Tujuan Pemasaran yang harus Ditentukan

Tips pertama adalah yang paling penting, yaitu Anda harus mengetahui terlebih dahulu tujuan pemasaran yang hendak ditarget. Iklan yang Anda pasang tentu saja harus mempunyai sasaran agar promosi tersebut punya tujuan yang sesuai dengan keinginan.

Misalnya seperti ini, 'Apa kebutuhan yang saat ini dibutuhkan oleh bisnis Anda?'. Apakah bisnis Anda membutuhkan peningkatan pada penjualan atau hanya ingin menambah untuk jumlah trafik website saja.

Tak cuma itu saja, Anda juga harus mengetahui tentang siapa saja target pemasarannya. Oleh karena itu, Anda juga harus mempelajari tentang bagaimana keinginan dari target konsumen.

Kalau Anda sudah mengetahui tentang tujuan dari target pemasarannya, Anda hanya perlu menentukan kata kunci yang hendak digunakan. Ini merupakan tahapan selanjutnya yang harus dilakukan.

2. Riset Kata Kunci dengan Seksama

Walaupun mungkin akan lebih mudah dalam penentuan kata kunci, tetapi banyak juga orang yang keliru dalam menentukannya. Kata kunci tidak serta merta langsung dipilih berdasarkan sasaran dari target iklan, tetapi juga harus dilakukan research secara mendalam.

Apakah kata kunci tersebut memang banyak dicari oleh banyak orang atau bagaimana? Apakah kata kunci ini banyak pesaingnya? Dan lain sebagainya!

Kata kunci diketik oleh pengguna di mesin pencari. Misalnya saat ada orang yang hendak mencari layanan perbaikan atap bocor, mungkin Ia akan mengetiknya seperti ini, 'tukang atap terdekat'.

Oleh karena itu, Anda harus memasang target kata kunci yang paling tepat, sehingga saat calon konsumen mengetik kata kunci tersebut, iklan Anda yang muncul.

Namun, bagaimana cara menentukan target keyword yang paling tepat? Ada beberapa tips yang bisa Vebma.com berikan untuk Anda. Simak penjelasannya!

a. Exact Match Keywords

Variasi untuk kata kunci yang sangat dekat dengan target keyword, misal seperti kalau Anda menargetkan kata kunci 'promosi produk', maka exact match yang dimaksud adalah 'produk promosi'.

b. Broad Match Keywords

Sebuah sinonim dari kata kunci yang dituju. Adapun untuk contoh dari Broad Match ini adalah 'promosi produk' yang kemudian menjadi 'pemasaran produk', 'strategi promosi', dan atau 'iklan produk'.

c. Phrase Match Keywords

Target dari kata kunci yang diberikan kata-kata tambahan, contohnya seperti Phrase Match dari kata kunci 'promosi produk' adalah 'belajar promosi produk', 'tutorial promosi produk', dan atau 'strategi promosi produk'.

d. Negative Keywords

Kata kunci yang hendak dihindari, lho memangnya ada ya? Ada dong! Contohnya adalah misalnya Anda ingin menawarkan sebuah strategi online untuk pemasaran produk. Maka kata kunci yang harus Anda hindari adalah seperti 'tempat kursus pemasaran produk' atau 'jasa promosi pemasaran produk'.

3. Konten iklan yang menarik

Setelah Anda memilih kata kunci yang tepat, maka Anda harus memastikan kalau iklan yang Anda miliki akan diklik oleh pengunjung. Bagaimana caranya? Tentu saja jawabannya adalah dengan cara membuat konten iklan yang menarik.

Kalau berbicara soal konten iklan yang menarik rasanya seperti tabu ya. Bagaimana sih iklan yang menarik itu? Apakah ada standar khususnya? Tenang saja karena kali ini Vebma.com akan memberikan tutorialnya secara lengkap kepada Anda.

a. Headline

Anda harus membuat headline yang menarik supaya bisa menuliskan manfaat yang sesuai dengan minat dari target konsumen.

b. Deskripsi

Anda harus menjelaskan secara rinci mengenai isi iklan namun juga dengan jumlah kata yang singkat dan jelas untuk dipahami. Selanjutnya juga harus berisikan alasan kenapa sih target harus melakukan klik pada iklannya. Anda bisa menuliskan sendiri beberapa kemungkinannya, semakin banyak maka lebih baik.

Misalnya Anda bisa memberitahukan bahwa sedang ada diskon yang menarik. Dengan begitu, pengunjung akan melakukan klik pada iklan Anda.

c. Site Extension

Menampilkan link-link tambahan yang sekiranya dibutuhkan agar bisa menarik calon pembeli ke situs miliki Anda.

4. Testing Iklan

Ketika Anda hendak memasang iklan, tentu tidak akan langsung mendapatkan hasil yang sempurna dari iklan pertama yang Anda telah buat. Terdapat sejumlah proses 'trial and error' yang wajib untuk Anda lewati agar bisa mendapatkan hasil yang diinginkan.

Adapun salah satu aspek yang dapat Anda lakukan sebelumnya adalah dengan melakukan targeting iklan. Anda bisa merencanakan target iklan agar bisa ditargetkan ke audiens yang tepat.

Lalu, kira-kira apa saja sih opsi targeting yang bisa Anda pilih?

a. Demografi

Iklan bisa diatur untuk bisa tampil pada audiens yang berkarkteristik demografi tertentu. Misalnya seperti pria atau wanita yang berusia dari range berapa tahun.

b. Lokasi

Sudah jelas untuk target selanjutnya adalah lokasi dari audiens yang hendak dituju. Anda bisa memilih wilayah tertentu yang menjadi target jualan.

c. Jadwal

'Ad Schedule Targeting' yang iklannya bisa diatur berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan. Misalnya Anda hanya akan menayangkan iklan pada pukul 17.00 WIB hingga 21.00 WIB saja.

d. Device

Yang ini menjadi fitur yang paling menarik dari Search Engine Marketing by Google karena Anda juga bisa menargetkan audiens berdasarkan device yang digunakan oleh mereka. Misalnya untuk iklan ditayangkan pada audiens yang menggunakan handphone saja.

Kalau sudah memeriksa sejumlah opsi yang ada, maka Anda pasti akan menemukan pilihan yang terbaik untuk bisa menjangkau audiens yang ditargetkan.

5. Evaluasi

Kalau iklannya sudah dipublikasikan, apakah berarti prosesnya sudah selesai? Tentu saja tidak karena untuk selanjutnya Anda butuh melakukan evaluasi agar bisa mengetahui secara pasti apakah hasil dari iklan tersebut sudah sesuai dengan harapan atau belum.

Walaupun sudah melakukan testing pada iklan sebelumnya, namun, tetap saja Anda harus berorientasi pada hasil akhir yang didapatkan. Terkadang juga ada lho, setelah melakukan testing iklan, hasilnya bagus, tetapi pada waktu penerapan sebenarnya, justru hasil tidak sesuai harapan.

Oleh karena itu, Anda harus melakukan sejumlah evaluasi agar hasil yang didapatkan sesuai dengan keinginan.

Itulah tadi tentang sejumlah tips untuk melakukan Search Engine Marketing (SEM) yang bisa Vebma.com berikan untuk Anda.