Fenomena Berbahaya yang ada di Jalanan Indonesia

14-10-2016 (1 month ago)

Jalan raya merupakan fasilitas umum yang dimiliki bersama untuk kepentingan semua orang. Tapi terkadang ada beberapa oknum pengguna jalan raya yang secara tak langsung mengambil hak pengguna jalan yang lain.

Jalan raya merupakan fasilitas umum yang dimiliki bersama untuk kepentingan semua orang. Tapi terkadang ada beberapa oknum pengguna jalan raya yang secara tak langsung mengambil hak pengguna jalan yang lain. Hal ini sangat sering terjadi di jalanan di Negara kita tercinta, Negara Indonesia. Selain mengganggu pengguna jalan lain, hal ini juga sangat membahayakan bagi pelakunya. Berikut 3 Fenomena berbahaya yang ada di jalanan Indonesia

Nyetir sambil SMS/chatting


Ciri-ciri pelakunya adalah tangan kanan pegang kemudi, tangan kiri pegang HP sambil ngetik dan kepala agak menunduk. Orang yang sering melakukan aktivitas ekstrim ini mungkin memiliki mata ketiga di jidatnya. Karena dia seolah-olah bisa melihat jalan, padahal kedua matanya melihat SMS atau chatting.

Orang yang melakukan hal ini biasanya nyetirnya pelan banget dan selalu di tengah jalan, alias ndak mau minggir. Yang membuat saya bertanya-tanya adalah orang-orang ini sebenarnya sedang SMS atau Chatting sama siapa sih? Sehingga membuatnya mendadak sakti bisa nyetir sambil ndak lihat jalan.  Untuk mengatasinya tinggal tekan klakson kamu, maka secara otomatis dia akan panik, nyetirnya mulai goyang, lalu dia akan minggir dengan secara perlahan.

Nyetir sambil Ngobrol



Saat asik berkendara di jalan raya tiba-tiba ketemu dengan teman, pacar, mantan, selingkuhan, atau siapa aja yang dikenal, maka seketika muncullah hasrat untuk menyapanya. Itu memang sangat manusiawi, tapi biasanya tak cukup sekedar menyapa saja, tanpa sengaja berlanjut dengan saling ngobrol, apalagi kalau ketemu selingkuhan (mumpung lagi ndak sama pacar). Nah, mulai saat itulah jalan raya serasa milik mereka berdua, yang lain suruh ngantri di belakangnya. Karena formasi berkendara mereka akan benar-benar memblokade jalan.

Ciri-cirinya adalah mereka berdua berkendara beriringan, biasanya juga pelan banget, ketawa cekikikan sambil nyetir labil (ndak ke kanan, ndak ke kiri). Itu baru dua orang, lebih parah lagi kalau lebih dari dua orang, udah seperti barisan penyisir jalan. Biasanya itu terjadi saat melewati bubaran anak SMP atau SMA pulang sekolah. Untuk mengatasinya ada dua cara, yang pertama jika kamu merasa kesel aja, maka tinggal tekan klakson, dia minggir lalu mendahuluinya.

Lalu cara kedua jika kamu udah kesel banget, maka tekan klakson lalu saat tepat di samping mereka kamu bilang “ Masih lama ngobrolnya? Mau dibikinin minum sekalian?” lalu tancap gas. Kalau aku sih setuju cara kedua, karena mereka telah menghalangi jalan kita untuk sampai ke tujuan

Ibu-ibu pengendara motor



Mungkin hal ini sudah tak asing lagi di kalangan para pengemudi, yaitu fenomena ibu-ibu pengendara motor. Ini jauh lebih berbahaya ketimbang kedua fenomena sebelumnya. Jika kamu menemui ibu-ibu pengendara motor seperti ini, maka lebih baik kamu menepi terlebih dahulu atau bahkan putar balik. Sebisa mungkin kamu hindari pengemudi berbahaya ini, kecuali kamu memiliki indra ke enam, eh kurang, indra ke sepuluh aja.

Karena butuh orang yang benar-benar sakti mandraguna untuk memprediksi ibu-ibu itu mau belok kanan, kiri, atau kah lurus? Ndak ada yang tahu kecuali Tuhan dan ibu-ibu itu sendiri. Kita ndak bisa berharap banyak pada lampu sign karena itu sering mengecoh. Untuk mengatasinya tak seperti fenomena-fenomena sebelumnya, saranku Cuma satu yaitu cari jalan lain saja. Karena percuma juga diklakson, karena dia ntar malah berhenti atau bahkan lebih ke tengah jalan.

Itulah ketiga fenomena-fenomena paling berbahaya di jalanan Indonesia, sebenarnya masih banyak fenomena-fenomana lainnya yang juga bikin jengkel dan sebel. Tapi semua bisa dilalui kok, tetap sabar dan keep safety riding yaaa.

Bergabung jadi penulis

Bergabung bersama kami,tulis artikel,Share artikel anda,dapatkan penghasilannya

Buat Artikel