close
Mitos Tentang Mata Yang Kerap Dipercayai Masyarakat Awam
Mata sebagai salah satu panca indera manusia tergolong rentan terkena berbagai gangguan. Mulai dari iritasi hingga gangguan penglihatan.

Pernahkah Anda mengalami gangguan pada mata Anda? Untuk kasus yang paling ringan iritasi misalnya? Jika pernah, berapa banyak orang di sekitar Anda yang memberikan saran yang konon dipercaya dapat menyembuhkan gangguan tersebut? Pasti sudah sering bukan? Seperti misalnya menggunakan air rebusan sirih untuk sakit mata.

Atau yang agak sedikit ekstrem menggunakan air seni di pagi hari dipercaya dapat menyembuhkan mata yang merah. Selain kedua mitos tersebut, percaya atau tidak, begitu banyak mitos tentang mata yang belum tentu benar dan sangat dipercaya oleh masyarakat awam.

1. Iritasi mata dapat disembuhkan dengan rebusan daun sirih

Iritasi mata adalah gangguan yang paling sering dialami dan menjangkiti mata. Penyebabnya pun berbagai macam. Mulai dari kemasukan debu, hingga dapat juga disebabkan oleh virus. Lalu apakah rebusan daun sirih dapat menyembuhkan iritasi mata? Hal ini hanya mitos belaka. Usut punya usut membasuh mata yang teriritasi dengan air rebusan daun sirih malah akan memperparah iritasi tersebut.

Hal ini karena pada daun sirih terdapat banyak jamur yang hidup di permukaannya. Merebusnya sama saja dengan membuat air rebusan tersebut menjadi terkontaminasi jamur yang tentunya akan berbahaya bagi mata yang apalagi dalam kondisi iritasi. Fatalnya malah akan berakibat pada gangguan penglihatan permanen.

2. Minum jus wortel secara teratur dapat menyembuhkan mata minus

Hal ini ternyata hanyalah mitos belaka. Dan pada kenyataannya sangat banyak orang yang melakukan ini dengan harapan dapat menyembuhkan minus matanya. Faktanya meskipun vitamin A baik untuk kesehatan mata, namun hal ini tidak ada hubungannya dengan mata minus sedikit pun. Minus mata sendiri disebabkan karena kelainan anatomis pada mata.

Misalnya sumbu bola mata yang memanjang, kelainan kelengkungan kornea, dan sebagainya yang kemudian mengakibatkan sinar tidak dapat jatuh tepat di retina. Dan faktor-faktor ini pun dapat disebabkan oleh genetik. Jadi mengkonsumsi vitamin apapun hanya akan membantu kesehatan organ tersebut saja dan bukannya menyembukan minus mata. Kecuali jika Anda melakukan operasi lasik yang memang bertujuan untuk memperbaiki anatomis mata.

3. Menonton televisi terlalu dekat dapat merusak mata Anda

Para orangtua kerap menasihati anak-anaknya hal ini dengan alasan karena menonton televisi dalam jarak dekat akan memperburuk penglihatan mereka. Sebenarnya apabila anak Anda sering menonton terlalu dekat, maka bisa jadi hal itu merupakan tanda bahwa anak Anda telah mengalami gangguan penglihatan dan daya penglihatanbya telah menurun.

Menonton televisi, bermain video game, atau komputer sendiri memang berpotensi merusak mata anak yang tengah dalam masa pertumbuhan. Namun pada umumnya untuk anak berusia 18 tahun ke atas, hal ini tidak menyebabkan penurunan fungsi penglihatan. Karena pada anak usia tersebut, perkembangan organ mata umumnya telah berhenti. Efeknya hanyalah mata yang lelah dan pandangan yang agak buram. Solusinya cukup dengan istirahatkan mata Anda yang lelah.

4. Melihat bayi dari atas dapat membuat mata bayi tersebut menjadi juling

Mitos satu ini juga merupakan salah satu yang paling sering terdengar di masyarakat awam. Terutama apabila orang-orang tengah mengunjungi dan melihat bayi yang beru lahir. Lalu benarkah melihat bayi dari atas akan mengakibatkan mata bayi tersebut menjadi juling? Hal ini merupakan salah besar. Juling atau strabismus bukanlah disebabkan oleh melihat bayi dari atas kepala melainkan karena adanya kelainan otot, saraf mata, maupun terdapat penyakit bawaan seperti katarak kongenital, tumor mata, dan lainnya.

Baca Juga: Tes Psikopat Dengan 4 Pertanyaan Berikut – Cara Tahu Seorang Psikopat

5. Setiap obat tetes mata dapat digunakan untuk seluruh sakit mata

Mitos ini merupakan salah besar dan malah akan berbahaya bagi mata Anda jika terus menerus dilakukan. Faktanya setiap obat tetes mata dibuat khusus untuk sakit mata tertentu yang berbeda-beda jenisnya. Bahkan untuk mata merah saja memiliki jenis yang bermacam-macam lagi. Yang terjadi apabila Anda salah menggunakan obat mata adalah salah satunya apabila Anda menggunakan obat mata dengan kandungan steroid tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Yang fatal dapat terjadi adalah peninggian tekanan bola mata yang kemudian menyebabkan glaukoma yang akan mengancam penglihatan secara permanen.

Nah itulah beberapa mitos yang beredar di masyarakat yang sebenarnya salah besar.

Loading...
Artikel ini di tulis oleh NxlaYsmn kamu juga bisa menulis karyamu di vebma,dibaca jutaan pengunjung,dan bisa menghasilkan juta rupiah setiap bulannya, Daftar Sekarang

Artikel Terkait