Mudik Lebaran, Tradisi Tahunan yang Takkan Hilang oleh Zaman - Vebma.com
Mudik Lebaran, Tradisi Tahunan yang Takkan Hilang oleh Zaman
Kali ini kita akan membahas tradisi tahunan di Indonesia. Tradisi yang takkan lekang oleh zaman

Sepanjang jalan protokol negara menjadi sangat sibuk belakangan ini. hilir mudik kendaraan melintas dengan bawaan yang tidak bisa dibilang sedikit. Orang-orang berbondong-bondong, rela antre berjam-jam untuk mendapatkan tiket kereta, bus, bahkan pesawat. rela antre berjam-jam untuk bisa masuk ke jalan tol. semuanya rela dilakukan oleh setiap orang di negeri ini agar cepat bisa kembali ke kampung halamannya, berkumpul bersama keluarga yang selama ini telah jauh dari dirinya, memperlihatkan hasil kerja kerasnya selama bekerja di kota, bahwa sekarang ia telah sukses, telah mampu membahagiakan keluarga. Ya, inilah tradisi yang dinamakan "Mudik". Tradisi Tahunan di negeri ini yang takkan lekang oleh zaman.


Mudik adalah tradisi yang biasa dilakukan oleh para perantau umtuk pulang ke kampung halamannya. tradisi ini biasa dilakukan menjelang hari raya Idul Fitri, Hari Raya Umat Islam. Suatu hal yang istimewa, kesempatan untuk bisa berkumpul bersama keluarga besar di kampung halaman. Tak bisa dielakkan, setiap tahun tradisi ini selalu ada di negeri ini. beranjak dari kota perjuangan menuju kampung halaman, berdesak-desakkan di angkutan umum sampai panas-panasan antre masuk jalan tol. semua dilakukan agar bisa bertemu keluarga di kampung halaman. Mudik adalah sarana para perantau melepas rindu, sarana perantau menunjukkan rasa syukur. setelah setahun lamanya di kota rantau, maka saat inilah waktunya untuk berbagi kebahagiaan dengan keluarga di kampung halaman, menunjukkan hasil kerja keras kepada semua orang di kampung halaman.


Dan, kali ini kembali kita melihat. Tradisi ini senantiasa abadi, banyak orang yang kini tengah berjuang di jalanan untuk bisa sampai di kampung halamannya. menunaikan tradisi Mudik, Tradisi yang juga bentuk ibadah, menjalin silaturahmi dengan orang-orang yang telah lama tidak ditemui. Tradisi yang akan tetap abadi, Tak Akan Hilang digerus Zaman.

Sang Pejuang

Artikel ini ditulis oleh Dimas Ady kamu juga bisa menulis karyamu di Vebma, dibaca jutaan pengunjung, dan bisa menghasilkan jutaan rupiah setiap bulannya. Daftar Sekarang!
Loading...