Pantai Sadeng, Pantai Indah Sarat Akan Sejarah

Wisata 3 months ago
Pantai Sadeng, Pantai Indah Sarat Akan Sejarah

Pantai Sadeng, Pantai Indah Sarat Akan Sejarah - Berbicara mengenai wisata pantai di Jogja, memang seolah tiada habisnya. Pantai-pantai indah bertebaran di pesisir selatan Jogja, saling berlomba menampakkan keindahannya demi memikat hati para wisatawan lokal maupun manca negara. Salah satu dari deretan pantai tersebut adalah Pantai Sadeng, tak hanya memiliki panorama yang indah namun tempat wisata yang satu ini juga sarat akan sejarah.

Pantai Sadeng dipercaya konon merupakan muara dari Sungai Bengawan Solo yang melegenda itu. Terlepas dari keindahan panorama alamnya, pantai ini juga merupakan salah satu pelabuhan tersibuk di Yogyakarta. Terdapat pula tempat pelelangan ikan yang merupakan pemasok ikan utama di daerah sekitar provinsi Yogyakarta.

Pantai Sadeng
Pantai Sadeng

Lokasi dari Pantai Sadeng terletak pada Desa Songbanyu, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Untuk mencapai lokasi dari pantai ini, wisatawan harus menempuh jarak yang cukup jauh dari pusat Kota Jogja yaitu kurang lebih 83 kilometer. Setidaknya jika kamu ingin mengunjungi pantai ini, maka kamu harus melakukan perjalanan selama 2 jam lebih.

Pantai ini menyimpan daya tarik tersendiri jika dibandingkan dengan pantai-pantai lain di Jogja. Terdapat berbagai keunikan pada pantai ini yang dapat kamu explore lebih jauh lagi. Seperti jalur Sungai Bengawan Solo pada masa purba, aktivitas para nelayan di pantai, keindahan pasir putih yang menyelimuti bibir pantai, memancing, hingga wisata kuliner.

Sejarah Pantai Sadeng

Terdapat sebuah cerita dibalik pesona keindahan alam yang dimiliki pantai ini. Pantai Sadeng konon dipercaya merupakan tempat bermuaranya sungai terpanjang di Pulau Jawa yaitu Sungai Bengawan Solo. Bagaimana bisa sungai yang dulu bermuara di Samudra Hindia kini justru berbalik bermuara ke Laut Jawa?

Menurut beberapa peneliti, sekitar 4 juta tahun yang lalu terjadi fenomena alam dimana lempeng tektonik benua Australia pada bagian utara mengalami pergeseran. Pergeseran lempeng tektonik Australia tersebut mengakibatkan Pulau Jawa menjadi terangkat. Fenomena alam tersebut secara langsung mempengaruhi keadaan topografi Pulau Jawa. Sungai Bengawan Solo yang dulu mengalir dari utara ke selatan berbalik arah sehingga bermuara ke Laut Jawa hingga saat ini.

Sisa-sisa lekukan Sungai Bengawan Solo yang dulu dialiri air pun masih tersisa hingga saat ini dan masih bisa dinikmati keindahannya. Lekukan tersebut kini menjadi lembah, dan digunakan oleh warga sekitar sebagai tempat bercocok tanam karena tanahnya yang subur. Pada lembah Bengawan Solo Purba ini juga terdapat batu-batu padas yang diperkirakan dulu berada didasar sungai. Selain itu, tempat ini juga sering digunakan untuk penelitian hingga kini.

Terdapat pula sebuah cerita yang menjadi awal mula berkembangnya Pantai Sadeng menjadi salah satu pelabuhan terbesar di Yogyakarta. Sebelum menjadi pelabuhan super sibuk seperti saat ini, pantai ini dikenal sebagai pantai yang wingit. Wingit sendiri dalam bahasa jawa dapat diartikan sebagai suci, sakral maupun angker.

Hingga pada tahun 1983 ada sebuah rombongan kapal nelayan dari Gombong, Jawa Tengah yang berlabuh di pantai ini. Rombongan tersebut memutuskan menetap dan mulai mencari ikan di daerah tersebut. Melimpahnya hasil ikan dari para nelayan tersebut membuat banyak orang yang ingin mengadu nasib dan menetap di pantai ini.

Akhirnya empat tahun kemudian, dibangunlah tempat pelelangan ikan dan mercusuar guna mendukung aktivitas bagi para nelayan. Perkembangan roda perekonomian di kawasan pantai ini tumbuh pesat hingga kini menjadi salah satu pelabuhan dan pelelangan ikan terbesar di Yogyakarta.

Pesona Pantai Sadeng

Jika baru pertama kali mengunjungi pantai ini, pasti wisatawan akan dibuat bingung karena ketika tiba dilokasi akan disambut dengan pelabuhan dan tak terlihat pantai sama sekali. Pantai Sadeng terletak pada sebelah timur pelabuhan. Bagi wisatawan yang tak mengenal tempat ini, disarankan untuk bertanya kepada penduduk sekitar atau pun para nelayan.

Pantai yang memiliki keindahan alami ini tertutup oleh pelabuhan dan tempat pelelangan ikan. Setelah melewati jalan setapak, wisatawan akan disajikan dengan pemandangan pasir putih yang terhampar disepanjang bibir pantai. Air lautnya juga cukup jernih, berwarna biru kehijauan menambah keeksotisan dari Pantai Sadeng.

Pantai tersebut terletak pada sebuah teluk kecil, walaupun memiliki pantai yang tak terlalu panjang sama sekali tak mengurangi keindahan dari pantai ini. Pengunjung dapat dengan leluasa bermain air, berenang atau sekedar bersantai diatas putihnya hamparan pasir, sambil menikmati hembusan sejuk angin laut. Letaknya yang tersembunyi membuat pantai ini serasa pantai pribadi.

Keunikan lain yang terdapat pada Pantai Sadeng adalah adanya batu-batu pemecah gelombang ombak. Batu pemecah ombak ini sama dengan yang dimiliki Pantai Glagah. Perbedaannya, batu pemecah ombak disini tersusun dengan rapi. Jika air laut tengah surut, wisatawan dapat bersantai di atas bebatuan dan berselfie ria dengan latar belakang pantai yang indah.

Wisatawan juga dapat menikmati pemandangan dari pelabuhan yang ada di Pantai Sadeng. Meskipun digunakan sebagai pelabuhan dan pelelangan ikan, tempat wisata ini dapat dikatakan cukup bersih. Wisatawan dapat melihat aktivitas para nelayan serta puluhan kapal yang berjejer rapi tengah di parkir di pelabuhan.

Ketika malam hari, pemandangan dari pantai ini juga tak kalah indahnya. Dapat terlihat kerlap-kerlip lampu mercusuar yang nampak dari kejauhan. Suasana yang hening dan tenang, bercampur suara deburan ombak seakan menawarkan sisi lain dari keindahan pantai yang terletak di Kabupaten Gunung Kidul ini.

Loading...

Bengawan Solo Purba

Setelah puas menikmati keindahan Pulau Sadeng, kamu dapat berkunjung ke lembah Bengawan Solo Purba yang letaknya tak jauh dari lokasi pantai. Tempat yang dulu dilalui Sungai Bengawan Solo tersebut kini menjadi lembah yang sangat indah untuk dipandang mata.

Pada sisi kanan dan kiri lembah tersebut ditumbuhi hijaunya pepohonan yang asri. Sedangkan lembah tersebut dimanfaatkan para penduduk sekitar sebagai tempat bercocok tanam. Jika dilihat dari ketinggian, akan nambah sebuah lekukan besar yang menyerupai arus sungai.

Lembah tersebut memiliki panjang sekitar 7 kilometer hingga ke Kabupaten Wonogiri, berliku-liku layaknya arus sungai. Jika terus diikuti kearah utara, lembah tersebut akan menuju ke Sungai Bengawan Solo. Selain menjadi tempat wisata, tempat ini juga digunakan sebagai penelitian terkait fenomena alam yang terjadi 4 juta tahun yang lalu.

Fasilitas Pantai Sadeng

Fasilitas penunjang yang terdapat pada pantai ini terbilang cukup lengkap. Terdapat kamar mandi, lahan parkir yang cukup luas, serta mushola untuk tempat beribadah. Bagi wisatawan yang ingin menginap, juga tersedia berbagai hotel serta penginapan dengan pilihan harga yang bervariasi disekitar lokasi wisata.

Jalan utama yang merupakan akses untuk menuju ke Pantai Sadeng juga tergolong cukup baik. Walaupun masih berliku dan dipenuhi tanjakan curam. Hal tersebut dapat dimaklumi karena memang kondisi daerah Gunung Kidul yang merupakan perbukitan. Wisatawan dapat menggunakan kendaraan pribadi untuk menuju lokasi pantai ini, terdapat pula angkutan umum yang lalu lalang melewati lokasi pantai tersebut.

Menikmati Keindahan Pantai

Walau tak memiliki panjang pantai yang luas, namun keindahan dari pantai ini tetap saja memikat untuk kamu jadikan sebagai destinasi liburanmu. Di pantai ini kamu akan dimanjakan dengan bersihnya pasir putih, ditemani birunya air laut dengan ombak yang cukup besar.

Kamu dapat berenang, bermain air, atau duduk beralaskan pasir putih sambil menikmati hamparan lautan luas. Kamu juga bisa bersantai di atas batu-batu pemecah ombak yang tersusun rapi ditepi pantai. Menikmati pantai di teluk kecil yang masih alami, serasa memiliki pantai pribadi yang cocok sebagai tempat refreshing bersama orang-orang terdekatmu.

Menyewa Kapal ke Tengah Laut

Jika kamu tak puas hanya menikmati keindahan alam dari pinggir pantai, kamu dapat menyewa kapal untuk pergi ke lautan luas. Kamu dapat mencoba mengarungi Samudra Hindia yang terkenal akan keganasan ombaknya. Ingin mencoba berlayar mencari ikan? kamu bisa ikut para nelayan melaut mencari ikan dan akan kembali keesokan harinya.

Namun jika kamu tak memiliki keberanian untuk melaut, kamu tetap dapat menikmati keindahan pantai dengan menaiki kapal mengelilingi sekitar kawasan pantai. Merasakan sensasi gelombang laut selatan yang besar, tentu memberikan pengalaman tersendiri.

Memancing di Pantai Sadeng

Pantai Sadeng juga memiliki spot-spot terbaik yang sering digunakan untuk mencari ikan oleh para pemancing disekitar daerah Yogyakarta. Memancing di pinggir pantai, sambil menikmati keindahan panorama alam akan membuatmu betah berlama-lama di pantai ini.

Kamu juga dapat menyewa kapal nelayan untuk memancing di tengah laut. Ikan-ikan di sekitar wilayah Pantai Sadeng memiliki kualitas yang bagus. Kamu dapat menemukan berbagai jenis ikan seperti ikan kerapu, ikan tuna hingga ikan kakap.

Hunting Foto

Pada tempat wisata ini dapat kamu jadikan tempat untuk mencari objek foto yang indah. Tempat ini menawarkan berbagai objek seperti keindahan pantai diteluk kecil dengan pasir putihnya, serta aktivitas para nelayan dengan kapal-kapal yang berjejer rapi di tepi pantai.

Selain itu, kamu juga dapat berselfie di berbagai objek tersebut sebagai koleksi pribadi. Berfoto dengan latar belakang pantai indah yang masih asri, tentu akan memberikan kebanggaan tersendiri saat kamu mengunggahnya ke media sosial.

Wisata Kuliner

Pantai Sadeng juga menawarkan berbagai sajian lezat yang dapat kamu nikmati. Kamu dapat menemukan warung-warung yang bertebaran disekitar pantai. Kuliner di pantai ini tentu didominasi dengan olahan hasil laut yang melimpah. Setelah puas menikmati keindahan pantai, tak ada salahnya berwisata kuliner dengan menikmati sajian seafood yang menggoda selera.

Menikmati Keindahan Lembah Bengawan Solo

Usai menikmati keindahan Pantai Sadeng, kamu wajib mampir ke lembah yang dulunya merupakan aliran dari Sungai Bengawan Solo ini. Kamu akan disuguhi pemandangan lembah yang ditumbuhi pepohonan hijau di samping kiri dan kanan. Sangat jelas terlihat bila lembah ini membentuk lekukan seperti sungai yang besar.

Harga Tiket Masuk Pantai Sadeng

Untuk memasuki lokasi Pantai Sadeng wisatawan hanya dikenakan biaya Rp. 5.000 per orang untuk wisatawan domestik maupun asing. Untuk menyewa kapal harganya bervariatif mulai dari Rp. 300.000 untuk kapal kecil, hingga Rp 3 juta untuk kapal sedang.

Tips Berwisata ke Pantai Sadeng

  • Sebaiknya bertanyalah kepada para nelayan atau warga sekitar dengan sopan, bila kamu tak mengetahui lokasi dari pantai ini.
  • Berhati-hatilah ketika berada di batu-batu pemecah ombak, karena ombak yang datang tidak dapat diprediksi.
  • Jika tak memiliki keberanian untuk melaut, jangan menyewa kapal untuk menuju ke tengah laut.
  • Jagalah selalu kebersihan dan kelestarian Pantai Sadeng, dengan tak membuang sampah sembarangan.

Tags: Pantai Sadeng, Pantai, Yogyakarta

Loading...
10 Misteri Penampakan UFO Paling Menggemparkan Di Seluruh Dunia

10 Ide Unik Melipat Handuk, Nomer 5 Wajib Dicoba

Orang kreatif selalu mempunyai banyak ide, bahkan benda sepele pun bisa menjadi sesuatu seni yang unik dan enak dipandang mata. Misal saja handuk, benda yang biasanya dipakai untuk mengeringkan badan setelah mandi ini ternyata bisa dijadikan seni yang unik. Yaitu dinamakan seni melipat handuk.

close

Mengenal Vebma

Apa itu Vebma? Vebma adalah sebuah media yang di peruntukkan untuk siapapun yang ingin menulis, membagikan ide, pengetahuan dan info apa saja untuk di ketahui umum umum.

Apa yang anda dapat?

Kamu akan di bayar untuk setiap View yang dihasilkan artikel yang kamu tulis.

Apa saja yang bisa kamu tulis?
Kamu bisa menuliskan apa aja yang ingin kamu ketahui dan kamu pelajari untuk kamu bagikan.

Advertiser
hello@vebma.com